10 Destinasi Paling Ideal di Dunia untuk Pensiun pada 2026 Menurut Indeks Global

Avatar photo

- Penulis Berita

Kamis, 11 Desember 2025 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tren pensiun di luar negeri terus meningkat seiring bertambahnya harapan hidup global hampir dua dekade lebih panjang dibanding generasi sebelumnya. Para pensiunan modern kini mencari negara yang menawarkan biaya hidup terjangkau, iklim hangat, fasilitas kesehatan kuat, dan kualitas hidup tinggi.

International Living Magazine kembali merilis Global Retirement Index 2026, disusun dari data internal, masukan lebih dari 200 ahli, serta wawasan para ekspatriat di berbagai negara. Dari penilaian atas biaya hidup, kualitas medis, visa, keramahan, perumahan, iklim, hingga gaya hidup, inilah sepuluh negara yang dinilai paling layak menjadi tujuan pensiun tahun depan.

1. Yunani – Kombinasi Biaya Terjangkau dan Kualitas Hidup Tinggi

Yunani menjadi salah satu tujuan terbaik berkat biaya hidup yang stabil, iklim yang cocok untuk pensiunan, serta kualitas kesehatan yang baik. Program Golden Visa yang memungkinkan izin tinggal melalui investasi minimal €250.000 dalam properti menjadi daya tarik utama. Kota-kota kecil dengan perumahan terjangkau juga memperkuat posisinya sebagai negara ramah pensiunan.

2. Panama – Negara dengan Insentif Terbesar untuk Pensiunan

Panama kembali memimpin kategori visa dan insentif. Program Pensionado menawarkan potongan 50% untuk hiburan, 30% untuk transportasi, 25% tiket pesawat, serta berbagai diskon layanan kesehatan. Sistem medisnya dinilai mendekati standar Amerika Serikat namun dengan biaya jauh lebih rendah. Dengan hutan hujan tropis yang berada dekat ibu kota, Panama juga menawarkan kualitas hidup yang unik.

Baca Juga :  Trump Ultimatum Kanada, Ancaman Tarif 100% Jika Perkuat Kerja Sama Dagang dengan China

3. Costa Rica – Surga Iklim Tropis dengan Lingkungan Terjaga

Costa Rica menduduki peringkat teratas dalam aspek iklim. Lebih dari 25% wilayahnya berupa kawasan konservasi, dan hampir seluruh energi listriknya berasal dari energi terbarukan. Semenanjung Nicoya, salah satu “Blue Zones” dunia, dikenal dengan populasi berusia panjang. Banyak ekspatriat melaporkan peningkatan kesehatan terutama pada fungsi pernapasan setelah menetap di sana.

4. Portugal – Kesehatan Berkualitas Eropa dan Biaya Hidup Bersahabat

Portugal unggul pada sektor medis dengan skor tinggi, hanya berada di bawah Prancis. Meskipun program Golden Visa untuk properti sudah dihentikan, negara ini tetap menarik berkat visa D7 yang mewajibkan pendapatan pasif minimal USD 1.011 per bulan. Kota-kota kecil menawarkan biaya hidup rendah sehingga menjadi opsi ideal bagi pensiunan yang ingin menghemat pengeluaran.

5. Meksiko – Infrastruktur Baik dan Kebijakan Visa Akomodatif

Meksiko menawarkan visa long-term yang mudah untuk pensiunan, biaya hidup yang rendah, layanan kesehatan kompetitif, dan infrastruktur modern. Internet cepat, akses jalan raya yang baik, serta banyaknya komunitas ekspatriat membuat adaptasi menjadi lebih mudah. Banyak pensiunan asing mengaku cepat merasa diterima oleh masyarakat lokal.

Baca Juga :  Eksperimen Birokrasi Elon Musk Berakhir Dini, Operasional DOGE Resmi Dihentikan

6. Italia – Keramahan Tinggi dan Opsi Perumahan Murah

Italia menonjol dalam kategori keramahan. Pensiunan dinilai mudah berbaur dan menikmati kehidupan khas Eropa Selatan. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai kota kecil menawarkan rumah murah, bahkan beberapa di antaranya menjual properti tua hanya beberapa ribu euro untuk menarik penduduk baru. Sistem kesehatannya pun berada pada kelompok teratas, sejajar dengan Yunani.

7. Prancis – Sistem Kesehatan Terbaik dan Kualitas Hidup Tinggi

Prancis meraih skor tertinggi dalam kualitas medis berkat sistem kesehatan universalnya. Walaupun sedang meninjau ulang kebijakan kesehatan untuk warga asing, Prancis tetap menarik karena iklim nyaman, budaya kaya, kuliner terkenal, dan standar hidup tinggi. Banyak pensiunan dari Amerika Serikat menganggap pindah ke Prancis sebagai keputusan terbaik dalam hidup mereka.

8. Spanyol – Medis Berkualitas dan Gaya Hidup Menenangkan

Spanyol dikenal dengan layanan medis unggulan dan lingkungan hidup yang ramah. Visa Non-Lucrative memungkinkan pensiunan non-Uni Eropa tinggal jangka panjang tanpa harus bekerja. Di beberapa wilayah seperti Catalonia, akses terhadap fasilitas kesehatan publik dapat diperoleh dengan biaya sangat rendah bahkan gratis.

Baca Juga :  Evolusi Roti di Korea, Dari Sarapan Cepat Jadi Terapi Spiritual dan Destinasi Wisata

9. Thailand – Biaya Hidup Rendah dan Suasana Aman

Thailand selalu menjadi pilihan favorit berkat biaya hidup rendah, iklim tropis yang nyaman, makanan enak, serta keamanan yang relatif tinggi. Banyak pensiunan memilih tinggal di kota kecil atau daerah pesisir seperti Prachuap Khiri Khan yang menawarkan gaya hidup santai dan biaya properti yang terjangkau.

10. Malaysia – Infrastruktur Solid dan Program MM2H

Malaysia mencatat skor tinggi pada biaya hidup dan infrastruktur. Program Malaysia My Second Home (MM2H) terus menjadi magnet bagi pensiunan asing. Pulau Penang sangat populer berkat kuliner beragam, arsitektur kota tua George Town, dan keindahan kawasan biosfer Bukit Penang yang dilindungi UNESCO.

Sumber Berita: CNN

Berita Terkait

Hakim Inggris Sebut Barron Trump Bantu Selamatkan Temannya dari Jarak Jauh
BAZNAS RI Kirim 33.917 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Perjanjian Dagang AS-RI Dinilai Mengancam Kedaulatan Digital dan Ruang Kebijakan
BAZNAS Salurkan 300 Selimut untuk Warga Gaza Hadapi Dingin Ekstrem
NASA Targetkan Artemis 2 Meluncur 6 Maret, Misi Berawak Bulan
Trump Puji Perdana Menteri Jepang Jelang Pertemuan Penting Di Washington
WGC: Permintaan Emas Dunia Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang 2025
Trump Ultimatum Kanada, Ancaman Tarif 100% Jika Perkuat Kerja Sama Dagang dengan China
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:45 WIB

Hakim Inggris Sebut Barron Trump Bantu Selamatkan Temannya dari Jarak Jauh

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:26 WIB

BAZNAS RI Kirim 33.917 Paket Pangan untuk Warga Palestina

Senin, 2 Maret 2026 - 11:00 WIB

Perjanjian Dagang AS-RI Dinilai Mengancam Kedaulatan Digital dan Ruang Kebijakan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:07 WIB

BAZNAS Salurkan 300 Selimut untuk Warga Gaza Hadapi Dingin Ekstrem

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:24 WIB

NASA Targetkan Artemis 2 Meluncur 6 Maret, Misi Berawak Bulan

Berita Terbaru