Trump Puji Perdana Menteri Jepang Jelang Pertemuan Penting Di Washington

Avatar photo

- Penulis Berita

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trump dan Perdana Menteri Jepang

Trump dan Perdana Menteri Jepang

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan pujian kepada Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dengan menyebutnya sebagai pemimpin kuat dan bijaksana yang dinilai berjasa bagi negaranya. Pernyataan tersebut disampaikan Trump menjelang rencana kunjungan resmi Takaichi ke Washington, D.C. pada 19 Maret.

Melalui platform Truth Social pada 5 Februari, Trump menyatakan bahwa Takaichi telah menunjukkan kepemimpinan yang tegas, jelas, serta memiliki kecintaan besar terhadap Jepang. Ia juga menegaskan bahwa hubungan Amerika Serikat dan Jepang saat ini difokuskan pada penguatan kerja sama perdagangan serta keamanan nasional.

Trump bahkan menyampaikan dukungan penuh kepada Takaichi dan menilai perdana menteri tersebut layak mendapat pengakuan atas kebijakan yang dijalankan bersama koalisi pemerintahannya. Pernyataan ini muncul hanya beberapa hari sebelum Jepang menggelar pemilu, di mana hasil survei menunjukkan koalisi Takaichi berpeluang meraih kemenangan besar.

Takaichi sendiri menjabat sejak Oktober 2025 dan tercatat sebagai perdana menteri perempuan pertama dalam sejarah Jepang. Posisi ini memperkuat sorotan internasional terhadap kebijakan politik dan ekonomi yang ia jalankan.

Baca Juga :  Kendal Dorong Penghapusan Kawasan Kumuh Lewat Ajang Hari Habitat Jateng 2026

Secara tradisi, presiden Amerika Serikat biasanya menghindari dukungan terbuka terhadap kandidat politik di luar negeri. Namun, Trump beberapa kali menunjukkan sikap berbeda, termasuk dalam hubungannya dengan Presiden Argentina serta Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban.

Hubungan personal antara Trump dan Takaichi juga dinilai cukup dekat. Saat Trump berkunjung ke Jepang tidak lama setelah pelantikannya, Takaichi memberikan sambutan resmi sekaligus hadiah simbolis, termasuk tongkat golf milik mendiang mantan Perdana Menteri Shinzo Abe dan tas bertanda tangan pegolf Jepang Hideki Matsuyama. Ia bahkan pernah mendukung Trump untuk memperoleh Hadiah Nobel Perdamaian 2025.

Menurut Jeff Kingston, profesor sejarah dan studi Asia di Temple University Japan, Trump cenderung menyukai pemimpin konservatif yang memiliki dukungan kuat. Ia menilai Takaichi berhasil meningkatkan anggaran pertahanan serta mendukung kesepakatan investasi yang berpotensi menekan tarif perdagangan.

Sumber Berita: AFP

Berita Terkait

Hakim Inggris Sebut Barron Trump Bantu Selamatkan Temannya dari Jarak Jauh
BAZNAS RI Kirim 33.917 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Perjanjian Dagang AS-RI Dinilai Mengancam Kedaulatan Digital dan Ruang Kebijakan
BAZNAS Salurkan 300 Selimut untuk Warga Gaza Hadapi Dingin Ekstrem
NASA Targetkan Artemis 2 Meluncur 6 Maret, Misi Berawak Bulan
WGC: Permintaan Emas Dunia Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang 2025
Trump Ultimatum Kanada, Ancaman Tarif 100% Jika Perkuat Kerja Sama Dagang dengan China
Ekonom Jerman Dorong Pemulangan Cadangan Emas dari AS di Tengah Ketegangan Global

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:45 WIB

Hakim Inggris Sebut Barron Trump Bantu Selamatkan Temannya dari Jarak Jauh

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:26 WIB

BAZNAS RI Kirim 33.917 Paket Pangan untuk Warga Palestina

Senin, 2 Maret 2026 - 11:00 WIB

Perjanjian Dagang AS-RI Dinilai Mengancam Kedaulatan Digital dan Ruang Kebijakan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:07 WIB

BAZNAS Salurkan 300 Selimut untuk Warga Gaza Hadapi Dingin Ekstrem

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:24 WIB

NASA Targetkan Artemis 2 Meluncur 6 Maret, Misi Berawak Bulan

Berita Terbaru