Industri mobilitas global memasuki fase transformasi baru setelah perusahaan teknologi penerbangan asal Amerika Serikat, Alves Aeronautics, resmi memulai produksi unit pertama mobil terbang Model A. Langkah ini menjadi tonggak besar dalam perkembangan kendaraan udara listrik yang dapat beroperasi di jalan umum sekaligus mampu melakukan lepas landas vertikal.
Model A diproduksi secara manual di fasilitas perakitan Alef di Silicon Valley, California. Setiap unit membutuhkan waktu pengerjaan beberapa bulan, karena perusahaan menerapkan proses kombinasi antara robotika industri dan pekerjaan manual untuk memastikan pengawasan ketat di setiap tahapan produksi. Pendekatan ini sengaja diterapkan sebelum Alef meningkatkan kapasitas menuju produksi massal otomatis.
Tahap awal produksi ini dikhususkan untuk sekelompok kecil pelanggan perintis. Mereka akan menerima unit pertama mobil terbang tersebut, sekaligus mendapatkan pelatihan penggunaan, panduan kepatuhan, dan dukungan pemeliharaan dari perusahaan. Umpan balik dari penggunaan dunia nyata menjadi dasar pengembangan lebih lanjut, termasuk penyempurnaan struktur dan sistem penerbangan.
Keunikan Model A terletak pada kemampuannya sebagai kendaraan yang sepenuhnya legal digunakan di jalan raya namun tetap berfungsi layaknya pesawat eVTOL. Perbedaannya dengan eVTOL konvensional adalah kendaraan ini tidak membutuhkan bandara atau helipad, sehingga memberikan fleksibilitas operasional bagi penggunanya.
Model A ditenagai sepenuhnya oleh listrik, menjadikannya kendaraan ramah lingkungan dengan efisiensi energi yang diklaim lebih baik dibanding Tesla maupun kendaraan listrik lainnya. Mobil terbang ini menawarkan jarak tempuh 354 km saat dikendarai dan jarak terbang 177 km. Desainnya mencakup kabin berartikulasi, sayap tertutup, dan sistem baling-baling yang terintegrasi.
Untuk aspek keselamatan, Alef membekali Model A dengan sistem propulsi listrik terdistribusi, berbagai lapisan cadangan keamanan, diagnostik canggih, fitur penghindaran rintangan, mekanisme pendaratan darurat, hingga parasut.
Mobil terbang Model A saat ini dipasarkan dalam skema pre-order dengan harga sekitar 300.000 dolar AS. Dalam visi jangka panjang, Alef juga tengah mengembangkan Model Z, sebuah sedan terbang empat kursi yang ditargetkan meluncur pada 2035. Produk masa depan tersebut diklaim akan memiliki harga jauh lebih terjangkau, yaitu 35.000 dolar AS, dengan jarak terbang hingga 321 km, jarak berkendara 643 km, serta kemampuan terbang otonom.
Kehadiran mobil terbang komersial ini menandai dimulainya era baru transportasi udara pribadi yang semakin dekat dengan realitas, bukan lagi sekadar konsep futuristik.






