Ketenangan absolut sering kali menjadi kemewahan di tengah hiruk-pikuk dunia modern. Namun, di beberapa titik di planet ini, keheningan mencapai level yang sangat ekstrem hingga manusia dapat mendengar suara dari dalam tubuhnya sendiri. Berikut adalah perbandingan antara tempat alami dan buatan manusia yang memegang predikat paling tenang di Bumi.
Haleakala: Keheningan Alami di Puncak Maui
Haleakala, sebuah kawah yang terletak di ketinggian 3.055 meter di atas permukaan laut di Pulau Maui, Hawaii, diakui sebagai salah satu lokasi alami paling tenang. Sebagai bagian dari Taman Nasional Haleakala, tempat ini menawarkan pengalaman akustik yang unik bagi para pengunjungnya.
Berdasarkan data dari Badan Taman Nasional AS (NPS), beberapa faktor yang membuat Haleakala begitu sunyi antara lain:
-
Struktur Topografi: Kedalaman kawah bertindak sebagai penghalang alami terhadap hembusan angin.
-
Vegetasi Minim: Lanskap yang gersang dan sedikitnya pepohonan menghilangkan suara gemerisik daun.
-
Ekosistem Terbatas: Jarangnya aktivitas hewan membuat suara latar belakang alami menjadi sangat rendah.
Di area terpencil taman nasional ini, tingkat suara bisa turun hingga 10 dBA, mendekati ambang batas pendengaran minimum manusia. Saking sunyinya, banyak wisatawan melaporkan bahwa mereka mampu mendengar detak jantung mereka sendiri saat berada di sana.
Orfield Laboratories: Rekor Keheningan Buatan Manusia
Jika Haleakala adalah juara di alam liar, maka Orfield Laboratories di Minneapolis, Minnesota, memegang gelar sebagai tempat paling tenang di Bumi secara keseluruhan. Laboratorium ini memiliki “ruang tanpa gema” (anechoic chamber) yang dirancang khusus untuk menyerap suara hingga 99,99%.
Ruangan ini telah tiga kali memecahkan Rekor Dunia Guinness (2004, 2012, dan 2021) dengan catatan suara mencapai angka negatif, yakni -9,4 dB hingga -24,9 dB.
Teknologi di Balik Ruang Tanpa Gema:
-
Material Penyerap: Menggunakan panel fiberglass dan busa khusus untuk menghilangkan pantulan gelombang suara.
-
Struktur Terisolasi: Dibangun di atas peredam getaran untuk mencegah gangguan suara dari luar gedung.
-
Dimensi Terkontrol: Ruang berukuran 3,7 x 3 x 2,2 meter ini benar-benar mematikan energi akustik di dalamnya.
Berada di tempat yang terlalu tenang ternyata memberikan sensasi yang berbeda bagi manusia. Di Orfield Laboratories, keheningan total bisa memicu rasa mual dan disorientasi. Tanpa adanya referensi suara luar, telinga manusia menjadi sangat sensitif.
Beberapa orang yang pernah melakukan uji coba di ruangan ini mengaku bisa mendengar suara aliran darah di pembuluh nadi hingga suara gesekan kelopak mata saat berkedip. Meskipun sempat beredar mitos bahwa tidak ada yang tahan lebih dari 45 menit, seorang jurnalis New York Times pada tahun 2022 membuktikan bahwa manusia bisa bertahan hingga tiga jam di dalamnya, meskipun pengalamannya sangat mengganggu kenyamanan indra.
Sumber Berita: IFL Science






