Elon Musk Cetak Sejarah sebagai Manusia Pertama dengan Kekayaan Tembus 600 Miliar Dolar AS

Avatar photo

- Penulis Berita

Selasa, 16 Desember 2025 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Elon Musk mengenakan kaos DOGE di Gedung Putih pada 9 Maret. Foto: AP

Elon Musk mengenakan kaos DOGE di Gedung Putih pada 9 Maret. Foto: AP

Pengusaha teknologi asal Amerika Serikat Elon Musk kembali mencetak rekor global setelah dinobatkan sebagai orang pertama di dunia yang memiliki kekayaan lebih dari 600 miliar dolar AS. Lonjakan fantastis ini tercatat pada 15 Desember, sebagaimana dilaporkan oleh majalah Forbes.

Forbes menyebutkan, dalam satu sesi perdagangan saja, kekayaan Musk melonjak hingga 168 miliar dolar AS, membuat total hartanya mencapai sekitar 677 miliar dolar AS. Peningkatan drastis tersebut dipicu oleh rencana IPO SpaceX yang diproyeksikan berlangsung tahun depan dengan valuasi perusahaan mencapai 800 miliar dolar AS. Musk sendiri menguasai sekitar 42 persen saham SpaceX.

Forbes menilai pencapaian ini sebagai langkah besar menuju ambisi Musk untuk menjadi triliuner pertama di dunia. Sementara itu, Bloomberg Billionaires Index juga mencatat lonjakan serupa, dengan kekayaan Musk naik 167 miliar dolar AS menjadi 638 miliar dolar AS pada tanggal yang sama. Sejak awal tahun, total kekayaannya bertambah sekitar 205 miliar dolar AS, mengukuhkannya sebagai orang terkaya di dunia.

Baca Juga :  Pasar Properti Eropa Kontras: Luksemburg Melesat, Irlandia dan Finlandia Melambat

Selain SpaceX, Musk juga meraup keuntungan signifikan dari kepemilikannya di Tesla, perusahaan mobil listrik yang sahamnya ia kuasai sekitar 12 persen. Meski penjualan kendaraan Tesla mengalami penurunan, harga saham perusahaan tersebut tetap naik 13 persen sepanjang tahun ini. Pada perdagangan 15 Desember, saham Tesla melonjak hampir 4 persen setelah Musk mengumumkan uji coba taksi otonom tanpa pengawas keselamatan di kursi pengemudi.

Bulan sebelumnya, pemegang saham Tesla juga menyetujui paket remunerasi terbesar dalam sejarah bisnis Amerika Serikat, yang berpotensi menambah kekayaan Musk hingga 1 triliun dolar AS. Investor menilai kepercayaan tersebut sejalan dengan arah baru Tesla yang semakin fokus pada pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan robotika.

Di luar Tesla dan SpaceX, Musk juga memimpin startup xAI, dengan kepemilikan saham mencapai 53 persen. Perusahaan ini tengah menjajaki rencana pendanaan tambahan sebesar 15 miliar dolar AS, dengan valuasi diperkirakan mencapai 230 miliar dolar AS.

Perjalanan kekayaan Musk dalam lima tahun terakhir tergolong luar biasa. Pada Maret 2020, total hartanya tercatat hanya 24,6 miliar dolar AS. Namun lonjakan harga saham Tesla mengantarkannya menjadi salah satu dari sedikit orang dalam sejarah yang berhasil menembus kekayaan 100 miliar dolar AS pada tahun yang sama.

Baca Juga :  Grok AI Batasi Fitur Gambar, Respons Elon Musk Terhadap Skandal Konten Eksplisit

Pada Januari 2021, Musk resmi menjadi orang terkaya di dunia untuk pertama kalinya dengan kekayaan 190 miliar dolar AS. Selanjutnya, pada Oktober 2025, hartanya telah mencapai 500 miliar dolar AS. Hingga kini, menurut Forbes, hanya Larry Ellison, pendiri Oracle, yang pernah mendekati pencapaian serupa dengan kekayaan di atas 300 miliar hingga 400 miliar dolar AS.

Berita Terkait

Hakim Inggris Sebut Barron Trump Bantu Selamatkan Temannya dari Jarak Jauh
BAZNAS RI Kirim 33.917 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Perjanjian Dagang AS-RI Dinilai Mengancam Kedaulatan Digital dan Ruang Kebijakan
BAZNAS Salurkan 300 Selimut untuk Warga Gaza Hadapi Dingin Ekstrem
NASA Targetkan Artemis 2 Meluncur 6 Maret, Misi Berawak Bulan
Trump Puji Perdana Menteri Jepang Jelang Pertemuan Penting Di Washington
WGC: Permintaan Emas Dunia Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang 2025
Trump Ultimatum Kanada, Ancaman Tarif 100% Jika Perkuat Kerja Sama Dagang dengan China
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:45 WIB

Hakim Inggris Sebut Barron Trump Bantu Selamatkan Temannya dari Jarak Jauh

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:26 WIB

BAZNAS RI Kirim 33.917 Paket Pangan untuk Warga Palestina

Senin, 2 Maret 2026 - 11:00 WIB

Perjanjian Dagang AS-RI Dinilai Mengancam Kedaulatan Digital dan Ruang Kebijakan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:07 WIB

BAZNAS Salurkan 300 Selimut untuk Warga Gaza Hadapi Dingin Ekstrem

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:24 WIB

NASA Targetkan Artemis 2 Meluncur 6 Maret, Misi Berawak Bulan

Berita Terbaru