Tragedi Penembakan di Pantai Bondi Sydney, Puluhan Korban Jatuh dan Polisi Selidiki Motif Teror

Avatar photo

- Penulis Berita

Senin, 15 Desember 2025 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka penembakan di Australia (Skynews)

Tersangka penembakan di Australia (Skynews)

Sebuah insiden penembakan massal mengguncang Pantai Bondi, Sydney, Australia, pada Minggu sore (14/12/2025). Peristiwa ini menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai puluhan lainnya, menjadikannya salah satu serangan paling mematikan di Australia dalam beberapa dekade terakhir.

Menurut keterangan kepolisian New South Wales, penembakan terjadi ketika dua pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah kerumunan warga yang tengah berada di kawasan pantai. Aksi tersebut berlangsung singkat namun brutal, memicu kepanikan luas di lokasi yang dikenal sebagai destinasi wisata populer tersebut.

Salah satu pelaku dilaporkan tewas di tempat setelah ditembak aparat keamanan, sementara pelaku lainnya mengalami luka kritis dan saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Polisi memastikan bahwa tidak ada tersangka lain yang terlibat dalam kejadian tersebut.

Layanan darurat menyatakan sedikitnya 18 korban luka telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Sydney. Beberapa korban lainnya mendapat penanganan medis langsung di lokasi kejadian. Hingga kini, sejumlah korban masih berada dalam kondisi kritis.

Insiden penembakan ini terjadi di sekitar lokasi perayaan Hanukkah yang dihadiri lebih dari seribu orang. Pemerintah Australia belum memberikan pernyataan resmi mengenai keterkaitan langsung antara acara tersebut dan motif pelaku, namun penyelidikan masih terus berlangsung secara intensif.

Baca Juga :  Perusahaan AS Memulai Era Baru Transportasi dengan Produksi Mobil Terbang Komersial

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menyampaikan rasa duka mendalam atas tragedi tersebut. Ia menyebut peristiwa ini sebagai insiden yang mengejutkan dan memilukan, serta menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan dukungan penuh bagi para korban dan keluarga mereka.

“Kami berfokus pada penyelamatan nyawa dan memastikan keamanan publik. Ini adalah masa yang sangat sulit bagi seluruh bangsa,” ujar Albanese dalam pernyataan resminya.

Pantai Bondi dikenal sebagai salah satu ikon wisata Australia yang ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara, terutama saat akhir pekan. Penembakan di kawasan ini menjadi sorotan luas karena Australia dikenal memiliki regulasi senjata api yang sangat ketat.

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa sejumlah senjata berlisensi ditemukan di lokasi kejadian, serta alat berbahaya lain yang kini menjadi bagian dari penyelidikan. Aparat menegaskan bahwa seluruh aspek, termasuk kemungkinan unsur terorisme, masih didalami.

Serangan di Pantai Bondi ini disebut sebagai yang paling mematikan sejak tragedi penembakan Port Arthur pada tahun 1996. Pemerintah Australia kini meningkatkan status keamanan nasional serta memperketat pengamanan di ruang publik.

Baca Juga :  Pemerintah Iran Rilis Data Korban Protes, 3.117 Orang Tewas dalam Gelombang Kerusuhan

Ucapan belasungkawa juga datang dari berbagai pemimpin dunia yang mengecam keras aksi kekerasan tersebut dan menyatakan solidaritas kepada rakyat Australia.

Sumber Berita: Reuters

Berita Terkait

Hakim Inggris Sebut Barron Trump Bantu Selamatkan Temannya dari Jarak Jauh
BAZNAS RI Kirim 33.917 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Perjanjian Dagang AS-RI Dinilai Mengancam Kedaulatan Digital dan Ruang Kebijakan
BAZNAS Salurkan 300 Selimut untuk Warga Gaza Hadapi Dingin Ekstrem
NASA Targetkan Artemis 2 Meluncur 6 Maret, Misi Berawak Bulan
Trump Puji Perdana Menteri Jepang Jelang Pertemuan Penting Di Washington
WGC: Permintaan Emas Dunia Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang 2025
Trump Ultimatum Kanada, Ancaman Tarif 100% Jika Perkuat Kerja Sama Dagang dengan China
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:45 WIB

Hakim Inggris Sebut Barron Trump Bantu Selamatkan Temannya dari Jarak Jauh

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:26 WIB

BAZNAS RI Kirim 33.917 Paket Pangan untuk Warga Palestina

Senin, 2 Maret 2026 - 11:00 WIB

Perjanjian Dagang AS-RI Dinilai Mengancam Kedaulatan Digital dan Ruang Kebijakan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:07 WIB

BAZNAS Salurkan 300 Selimut untuk Warga Gaza Hadapi Dingin Ekstrem

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:24 WIB

NASA Targetkan Artemis 2 Meluncur 6 Maret, Misi Berawak Bulan

Berita Terbaru