Trump Ultimatum Kanada, Ancaman Tarif 100% Jika Perkuat Kerja Sama Dagang dengan China

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Donald Trump

Presiden Donald Trump

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan peringatan keras kepada Kanada. Ia menegaskan akan memberlakukan tarif impor hingga 100 persen terhadap seluruh produk Kanada yang masuk ke pasar AS apabila Ottawa melanjutkan atau memperluas kesepakatan dagang dengan China.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui akun Truth Social pada 24 Januari 2026. Ia secara langsung menyasar Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan menilai langkah Kanada mendekati China dapat membawa dampak serius bagi perekonomian negara tersebut.

“Jika Kanada membuat kesepakatan dengan China, maka seluruh barangnya yang dijual ke Amerika Serikat akan dikenakan tarif 100 persen,” tulis Trump. Ia juga memperingatkan bahwa kebijakan tersebut berpotensi “menghancurkan bisnis Kanada.”

Trump menuding China akan memanfaatkan Kanada sebagai jalur alternatif untuk menghindari tarif impor AS. Menurutnya, Washington tidak akan membiarkan Kanada menjadi pintu masuk bagi produk-produk China ke pasar Amerika.

“Jika Carney berpikir Kanada bisa dijadikan ‘pelabuhan transit’ bagi China untuk menyalurkan barang ke AS, dia keliru,” tegas Trump.

Baca Juga :  AS Kepung Venezuela, Trump Siapkan Opsi Serangan Usai Labeli Kartel Teroris

Ancaman ini muncul tak lama setelah Kanada dan China mencapai kesepakatan awal terkait prinsip penyelesaian isu ekonomi dan perdagangan pada 16 Januari. Dalam kesepakatan tersebut, Kanada sepakat menurunkan tarif impor mobil listrik asal China menjadi sekitar 6,1 persen, dengan kuota impor hingga 49.000 unit per tahun. Sebagai imbal balik, Ottawa berharap Beijing akan memangkas tarif balasan menjadi 15 persen mulai Maret mendatang.

Kedua negara juga berkomitmen mengurangi hambatan perdagangan dan membangun kerangka kerja sama strategis baru. Dalam kunjungan terbarunya ke China, Perdana Menteri Carney bahkan menyebut Beijing sebagai mitra yang “andal dan dapat diprediksi.”

Di forum World Economic Forum (WEF) di Davos, Carney turut mendorong negara-negara Eropa untuk membuka diri terhadap investasi dari China, yang kini menjadi ekonomi terbesar kedua di dunia. Pernyataan tersebut memperkuat kesan bahwa Kanada tengah berupaya menyeimbangkan hubungan ekonominya di tengah rivalitas global AS–China.

Di sisi lain, hubungan Washington dan Ottawa belakangan menunjukkan tanda-tanda ketegangan. Pada 22 Januari, Trump dilaporkan menarik undangan bagi Carney untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian. Beberapa hari sebelumnya, pernyataan Carney di Davos yang menyebut tatanan global pimpinan AS “mulai rapuh” juga menuai perhatian internasional.

Baca Juga :  Elon Musk Cetak Sejarah sebagai Manusia Pertama dengan Kekayaan Tembus 600 Miliar Dolar AS

Hingga kini, Kanada belum memiliki kesepakatan dagang baru dengan Amerika Serikat. Namun, ekspor Kanada ke AS masih terlindungi oleh Perjanjian Perdagangan AS–Meksiko–Kanada (USMCA). Tahun ini, perjanjian tersebut memasuki fase peninjauan, yang berpotensi menjadi titik krusial dalam hubungan perdagangan kedua negara.

Ancaman tarif dari Trump menandai meningkatnya tekanan terhadap Kanada di tengah persaingan ekonomi global, sekaligus menegaskan bahwa kebijakan perdagangan AS tetap berfokus pada perlindungan pasar domestik.

Sumber Berita: Reuters

Berita Terkait

Hakim Inggris Sebut Barron Trump Bantu Selamatkan Temannya dari Jarak Jauh
BAZNAS RI Kirim 33.917 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Perjanjian Dagang AS-RI Dinilai Mengancam Kedaulatan Digital dan Ruang Kebijakan
BAZNAS Salurkan 300 Selimut untuk Warga Gaza Hadapi Dingin Ekstrem
NASA Targetkan Artemis 2 Meluncur 6 Maret, Misi Berawak Bulan
Trump Puji Perdana Menteri Jepang Jelang Pertemuan Penting Di Washington
WGC: Permintaan Emas Dunia Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang 2025
Ekonom Jerman Dorong Pemulangan Cadangan Emas dari AS di Tengah Ketegangan Global

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:45 WIB

Hakim Inggris Sebut Barron Trump Bantu Selamatkan Temannya dari Jarak Jauh

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:26 WIB

BAZNAS RI Kirim 33.917 Paket Pangan untuk Warga Palestina

Senin, 2 Maret 2026 - 11:00 WIB

Perjanjian Dagang AS-RI Dinilai Mengancam Kedaulatan Digital dan Ruang Kebijakan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:07 WIB

BAZNAS Salurkan 300 Selimut untuk Warga Gaza Hadapi Dingin Ekstrem

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:24 WIB

NASA Targetkan Artemis 2 Meluncur 6 Maret, Misi Berawak Bulan

Berita Terbaru