Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah mengumumkan hasil tes tulis Program Diklat Bantuan Masyarakat Bidang ESDM Angkatan II Tahun Anggaran 2026. Pengumuman ini menjadi kelanjutan dari tahapan seleksi sebelumnya setelah para peserta melewati pemeriksaan administrasi dan ujian tertulis yang digelar pada 12 Maret 2026.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro, Mahmudi, menjelaskan bahwa peserta yang dinyatakan lulus belum sepenuhnya selesai menjalani proses seleksi. Mereka masih harus mengikuti tahap daftar ulang sebagai syarat untuk masuk ke program pendidikan dan pelatihan yang telah disiapkan penyelenggara.
Daftar ulang dijadwalkan berlangsung pada 26 Maret 2026 pukul 09.00 WIB di Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro, Jalan Pattimura Nomor 24. Tahap ini menjadi momen penting karena peserta yang tidak hadir atau tidak melengkapi administrasi berpotensi kehilangan kesempatan yang sudah diraih.
Dalam proses tersebut, peserta diwajibkan membawa sejumlah berkas, seperti fotokopi ijazah terakhir, KTP, kartu pencari kerja atau AK-1, surat keterangan sehat, salinan kartu BPJS atau KIS aktif, serta pas foto ukuran 4×6. Foto yang diminta pun sudah ditentukan, yaitu berlatar biru dengan kemeja putih dan dasi hitam. Seleksi kerja saja kadang belum serapi ini, jadi berkas memang tidak boleh disepelekan.
Panitia juga mengatur warna map plastik sesuai jurusan pelatihan yang dipilih peserta. Pengaturan ini ditujukan agar pemeriksaan dokumen lebih mudah, rapi, dan tidak memicu kekeliruan saat pengelompokan. Dengan jumlah peserta yang banyak, detail kecil seperti warna map justru bisa menyelamatkan panitia dari pusing administratif.
Program ini mencakup beberapa kejuruan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan industri, seperti operator rigger, operator crane, operator forklift, K3, HVAC, petugas pengukur isi tangki, serta perawatan mekanik teknisi. Pilihan bidang tersebut menunjukkan bahwa pelatihan tidak disusun secara umum, melainkan diarahkan pada kompetensi teknis yang punya peluang diterapkan di dunia kerja.
Mahmudi berharap peserta yang lolos benar-benar memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan keterampilan dan memperkuat daya saing. Bagi peserta cadangan, peluang juga masih terbuka apabila ada peserta utama yang mengundurkan diri atau tidak hadir daftar ulang sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Pelaksanaan diklat dijadwalkan pada 13 hingga 24 April 2026 di lokasi yang sudah ditentukan penyelenggara. Program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi masyarakat Bojonegoro melalui pelatihan berbasis kejuruan. Karena itu, pengumuman hasil seleksi bukan akhir perjalanan, melainkan pintu masuk ke tahap yang jauh lebih penting: pembuktian di pelatihan dan nantinya di dunia kerja.






