Sumedang Salurkan Beras CPPD bagi 36 Desa Rentan Pangan

Avatar photo

- Penulis Berita

Senin, 16 Maret 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Sumedang mulai menyalurkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah atau CPPD kepada masyarakat di wilayah rentan pangan menjelang Lebaran 2026. Program ini menjadi bagian dari langkah penanganan kerawanan pangan sekaligus upaya menjaga daya tahan masyarakat desa di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari raya.

Penyaluran dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan di kantor-kantor desa pada Minggu, 15 Maret 2026. Kepala dinas setempat, Tono Suhartono, menjelaskan bahwa bantuan tersebut didasarkan pada hasil analisis Peta Kerawanan dan Kerentanan Pangan Tahun 2025 yang memetakan wilayah prioritas penanganan di Kabupaten Sumedang.

Dari hasil kajian tersebut, terdapat 36 desa yang masuk kategori rentan pangan, mulai dari prioritas 1 hingga prioritas 3. Untuk penanganan awal, pemerintah daerah menetapkan bantuan bagi 100 keluarga penerima manfaat di setiap desa. Setiap keluarga mendapat jatah 10 kilogram beras sebagai dukungan kebutuhan pangan dasar.

Tono menegaskan bahwa penerima bantuan dipilih dari warga yang diusulkan pemerintah desa dengan syarat tidak sedang menerima bantuan PKH maupun BPNT. Skema ini diterapkan agar beras CPPD bisa menjangkau masyarakat yang belum tersentuh program bantuan lainnya, sehingga distribusi bantuan menjadi lebih merata dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Jelang Ramadan, Koramil Maospati Bersihkan dan Benahi Mushola

Salah satu desa penerima program ini adalah Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan. Di wilayah tersebut, sebanyak 100 kepala keluarga menerima bantuan beras. Pemerintah berharap intervensi ini dapat meringankan beban warga, terutama karena penyaluran dilakukan menjelang Idulfitri saat kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat cukup tajam.

Meski bantuan beras penting untuk jangka pendek, Tono menekankan bahwa pemerintah tidak ingin masyarakat terus-menerus bergantung pada bantuan sosial. Ia justru mendorong warga memperkuat kemandirian pangan lewat sektor pertanian. Pemerintah, katanya, siap mendukung dengan penyediaan bibit, benih, dan program-program pendamping seperti Teras Hejo maupun Satu Hektar Petani Bangkit atau Starbak. Intinya, beras bantuan boleh diterima, tapi semangat tanam sendiri jangan ikut libur sebelum Lebaran.

Menurut Tono, penguatan produksi lokal sangat penting agar kebutuhan pangan untuk berbagai program, termasuk Makan Bergizi Gratis dan pasokan bahan pokok penting, dapat dipenuhi oleh petani setempat. Jika rantai produksi dan pasok pangan mampu dibangun dari desa sendiri, maka efeknya bukan hanya menekan kerentanan pangan, tetapi juga mengangkat ekonomi petani dan menurunkan angka kemiskinan.

Baca Juga :  Iin Mutmainnah Dorong Kolaborasi Warga dan Pemprov Atasi Banjir Jakbar

Kepala Desa Citengah Otong Sumarna menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada 100 kepala keluarga di desanya. Hal serupa juga diungkapkan warga penerima bernama Edoh yang merasa bantuan tersebut sangat membantu menjelang Idulfitri. Dengan kombinasi bantuan jangka pendek dan dorongan kemandirian jangka panjang, Pemkab Sumedang berharap ketahanan pangan desa menjadi lebih kuat dan kesejahteraan warga terus meningkat.

Berita Terkait

Alumni LPDP Turun Mengajar di SD Sumedang untuk Percepat Transformasi Pendidikan Digital
Sumedang Arahkan Pembangunan 2027 ke Pertumbuhan Produktivitas Ekonomi yang Lebih Berkualitas
Babinsa Magetan Kawal Penyaluran Bantuan Pangan agar Tepat Sasaran dan Tetap Aman
Forkopimca Plaosan Gelar Apel dan Halal Bihalal untuk Perkuat Silaturahmi Pasca-Lebaran
Posyandu Balita di Magetan Didorong Jadi Benteng Awal Cegah Stunting dan Penyakit Anak
Saka Wira Kartika Barat Gelar Halal Bihalal untuk Perkuat Karakter dan Kebersamaan
Cimahi Terapkan WFH Jumat untuk ASN dengan Layanan Publik Tetap Berjalan
Cimahi Perkuat Bank Sampah dan TPS 3R untuk Kurangi Beban Sarimukti

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Alumni LPDP Turun Mengajar di SD Sumedang untuk Percepat Transformasi Pendidikan Digital

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Sumedang Arahkan Pembangunan 2027 ke Pertumbuhan Produktivitas Ekonomi yang Lebih Berkualitas

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Babinsa Magetan Kawal Penyaluran Bantuan Pangan agar Tepat Sasaran dan Tetap Aman

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Forkopimca Plaosan Gelar Apel dan Halal Bihalal untuk Perkuat Silaturahmi Pasca-Lebaran

Rabu, 8 April 2026 - 12:49 WIB

Posyandu Balita di Magetan Didorong Jadi Benteng Awal Cegah Stunting dan Penyakit Anak

Berita Terbaru