Lima Warga Sumedang Pulang dari Papua, Bisa Lebaran Bersama Keluarga

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Warga Sumedang Pulang dari Papua, Bisa Lebaran Bersama Keluarga

Lima Warga Sumedang Pulang dari Papua, Bisa Lebaran Bersama Keluarga

Lima warga asal Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, akhirnya bisa kembali ke kampung halaman setelah sempat terlantar saat bekerja di Kabupaten Yahukimo, Papua. Kepulangan mereka menjadi kabar melegakan bagi keluarga karena menjelang Ramadan dan Lebaran, mereka kini bisa kembali berkumpul dalam keadaan selamat.

Kedatangan kelima warga tersebut disambut langsung oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bersama Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika di Pos Pelayanan Terpadu Polres Sumedang, kawasan Terminal Ciakar, pada Jumat malam, 13 Maret 2026. Pemerintah daerah menyebut proses pemulangan mereka melibatkan bantuan dari berbagai pihak.

Dony mengaku bersyukur karena warga yang sempat terlantar itu akhirnya berhasil kembali ke Sumedang. Menurutnya, kepulangan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan Gubernur Jawa Barat, Dinas Kesehatan Sumedang, jajaran kepolisian, serta pemerintah daerah yang ikut memfasilitasi proses penjemputan dan penanganan awal setibanya mereka di daerah asal.

Ia menjelaskan bahwa kelima warga itu awalnya berangkat ke Papua karena tergiur tawaran pekerjaan dengan iming-iming upah besar. Mereka dijanjikan akan bekerja di wilayah perkotaan, bukan di daerah pedalaman. Namun, setelah tiba di lokasi, kenyataan yang mereka hadapi jauh berbeda dari janji awal yang disampaikan perekrut.

Baca Juga :  Bupati Egi Tinjau Jalur Trans Sumatra, Layanan Mudik Diminta Maksimal

Dony menyebut para korban sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan di Sumedang. Karena sedang tidak ada pekerjaan, mereka menerima tawaran kerja dari pihak yang menjanjikan penghasilan lebih tinggi. Setelah berangkat ke Papua, mereka justru ditinggalkan begitu saja, sehingga mengalami kesulitan hidup dan tidak memiliki kepastian perlindungan selama berada di sana.

Setibanya di Sumedang, kelima warga itu langsung menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim Dinas Kesehatan. Langkah ini diambil karena selama berada di Papua mereka menghadapi berbagai kondisi berat, dan salah satunya sempat terserang malaria. Pemerintah ingin memastikan kondisi kesehatan mereka stabil sebelum dipulangkan ke rumah masing-masing.

Bupati Sumedang menilai kejadian ini harus menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran kerja yang tidak jelas, terutama yang datang dari pihak yang tidak memiliki kredibilitas. Ia berharap ke depan warga lebih berhati-hati dan tidak mudah tergiur janji gaji besar tanpa ada kejelasan perusahaan, kontrak, maupun jaminan perlindungan. Soalnya kalau tawarannya terlalu manis tapi alamat kerjanya kabur, biasanya yang pahit datang belakangan.

Baca Juga :  Bupati Sumedang Minta Puskesmas Awasi Penjualan Takjil Aman dan Sehat

Kapolres Sumedang juga mengimbau masyarakat agar melapor ke polisi bila menerima penawaran kerja mencurigakan dari pihak tak dikenal. Ke depan, pemerintah daerah dan kepolisian berupaya membantu mencarikan peluang kerja bagi kelima warga tersebut di Sumedang agar mereka tidak perlu kembali merantau jauh dengan risiko serupa. Sementara itu, salah satu warga yang dipulangkan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mereka pulang dengan selamat dan bisa menjalani puasa serta Lebaran bersama keluarga.

Berita Terkait

Alumni LPDP Turun Mengajar di SD Sumedang untuk Percepat Transformasi Pendidikan Digital
Sumedang Arahkan Pembangunan 2027 ke Pertumbuhan Produktivitas Ekonomi yang Lebih Berkualitas
Babinsa Magetan Kawal Penyaluran Bantuan Pangan agar Tepat Sasaran dan Tetap Aman
Forkopimca Plaosan Gelar Apel dan Halal Bihalal untuk Perkuat Silaturahmi Pasca-Lebaran
Posyandu Balita di Magetan Didorong Jadi Benteng Awal Cegah Stunting dan Penyakit Anak
Saka Wira Kartika Barat Gelar Halal Bihalal untuk Perkuat Karakter dan Kebersamaan
Cimahi Terapkan WFH Jumat untuk ASN dengan Layanan Publik Tetap Berjalan
Cimahi Perkuat Bank Sampah dan TPS 3R untuk Kurangi Beban Sarimukti

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Alumni LPDP Turun Mengajar di SD Sumedang untuk Percepat Transformasi Pendidikan Digital

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Sumedang Arahkan Pembangunan 2027 ke Pertumbuhan Produktivitas Ekonomi yang Lebih Berkualitas

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Babinsa Magetan Kawal Penyaluran Bantuan Pangan agar Tepat Sasaran dan Tetap Aman

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Forkopimca Plaosan Gelar Apel dan Halal Bihalal untuk Perkuat Silaturahmi Pasca-Lebaran

Rabu, 8 April 2026 - 12:49 WIB

Posyandu Balita di Magetan Didorong Jadi Benteng Awal Cegah Stunting dan Penyakit Anak

Berita Terbaru