Menjelang puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memastikan kesiapan pelayanan di jalur Trans Sumatra. Pemantauan dilakukan langsung ke sejumlah titik strategis yang menjadi jalur utama pemudik, mulai dari rest area hingga pelabuhan penyeberangan.
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mendampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama jajaran Forkopimda saat meninjau Rest Area KM 49, Rest Area KM 20, hingga Pelabuhan Bakauheni pada Senin, 16 Maret 2026. Turut hadir dalam rombongan tersebut Pangdam, Kapolda, Wakapolda, serta Danrem yang ikut memastikan kesiapan lintas sektor dalam menghadapi lonjakan kendaraan.
Peninjauan difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas sekaligus kesiapan fasilitas pelayanan bagi pemudik. Salah satu perhatian utama adalah Posko Pelayanan Kesehatan di area istirahat, yang disiapkan untuk menangani pemudik yang mengalami kelelahan atau membutuhkan pemeriksaan medis ringan selama perjalanan jauh.
Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan di lapangan, arus kendaraan masih terpantau aman dan kondusif meskipun volumenya terus meningkat. Ia memaparkan lonjakan kendaraan yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir, mulai dari sekitar 5.000 kendaraan pada 13 Maret hingga mencapai sekitar 20.000 kendaraan pada hari pemantauan.
Selain itu, jumlah penumpang kapal penyeberangan rata-rata mencapai 2.000 hingga 2.500 orang setiap perjalanan. Untuk menjamin keamanan, khususnya bagi pengendara roda dua, kepolisian telah melakukan pengawalan dari kawasan pelabuhan menuju jalur reguler. Koordinasi semacam ini disebut akan terus dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan selama masa mudik berlangsung.
Bupati Egi mengapresiasi kesiapan jajaran kepolisian, petugas kesehatan, dan seluruh unsur yang terlibat dalam pelayanan arus mudik tahun ini. Menurutnya, berbagai fasilitas yang telah disiapkan menunjukkan bahwa pelayanan bagi pemudik telah dirancang secara matang agar perjalanan ke kampung halaman bisa berlangsung lebih aman dan nyaman.
Ia juga mengingatkan para pemudik untuk menjaga kondisi tubuh, memastikan kendaraan dalam keadaan laik jalan, serta tidak memaksakan diri saat lelah. Menurutnya, istirahat sejenak di posko yang tersedia jauh lebih baik daripada memaksakan perjalanan dan berujung pada risiko di jalan.
Dengan meningkatnya volume kendaraan dan penumpang, kesiapan di jalur Trans Sumatra menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran mudik. Pemerintah daerah berharap seluruh layanan yang telah disiagakan dapat membantu pemudik melintasi Lampung Selatan dengan lebih tertib, aman, dan nyaman hingga tiba di tujuan.






