Eksperimen Birokrasi Elon Musk Berakhir Dini, Operasional DOGE Resmi Dihentikan

Avatar photo

- Penulis Berita

Senin, 24 November 2025 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Elon Musk mengenakan kaos DOGE di Gedung Putih pada 9 Maret. Foto: AP

Elon Musk mengenakan kaos DOGE di Gedung Putih pada 9 Maret. Foto: AP

RAGAMNETWORK.COM – Ambisi besar untuk merampingkan mesin birokrasi Amerika Serikat di bawah kendali miliarder Elon Musk kini menemui titik akhir yang mendadak. Administrasi Pemerintah, atau yang dikenal sebagai DOGE, telah menghentikan seluruh operasionalnya meskipun secara teknis masih menyisakan delapan bulan dalam mandat kerjanya. Konfirmasi mengenai pembubaran ini datang langsung dari otoritas kepegawaian federal.

Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia Pemerintah AS (OPM), Scott Kupor, memberikan pernyataan tegas kepada Reuters pada 23 November mengenai status terkini Dewan Kinerja Pemerintah tersebut. “Badan itu tidak ada lagi,” ungkap Kupor. Ia menambahkan bahwa DOGE tidak lagi berstatus sebagai “entitas sentral,” sebuah pernyataan yang menjadi konfirmasi resmi pertama dari pemerintahan Presiden Donald Trump terkait nasib lembaga yang sempat digadang-gadang sebagai ujung tombak efisiensi anggaran itu.

Menyusul penghentian ini, OPM telah mengambil alih sebagian besar fungsi strategis yang sebelumnya dijalankan oleh DOGE. Pergeseran ini juga diikuti oleh pergerakan personel, di mana setidaknya dua staf kunci DOGE dilaporkan telah bergabung dengan Badan Desain Nasional. Badan baru ini didirikan pada bulan Agustus di bawah perintah eksekutif Presiden Trump dengan fokus pada estetika dan fungsionalitas situs web pemerintah.

Baca Juga :  Mengapa Telur di Jepang Aman Dimakan Mentah? Ini Sistem Ketat di Baliknya

Sejarah singkat DOGE dimulai pada Januari lalu, sesaat setelah Trump menjabat, dengan tujuan utama memangkas lemak birokrasi dan anggaran federal. Elon Musk awalnya ditunjuk memimpin dengan status pegawai pemerintah khusus. Namun, kiprah Musk di lembaga ini hanya bertahan selama 130 hari. Ia meninggalkan posisinya akibat perselisihan kebijakan terkait “Big Beautiful Act” (OBBBA) dengan Presiden.

Selama masa operasionalnya yang singkat, DOGE sempat mengklaim keberhasilan dalam memangkas pengeluaran yang tidak perlu hingga puluhan miliar dolar. Akan tetapi, klaim tersebut menuai skeptisisme dari banyak pakar keuangan. Para ahli menilai angka penghematan tersebut sulit diverifikasi validitasnya karena DOGE tidak pernah merilis laporan keuangan publik yang merinci aktivitas spesifik mereka secara transparan.

Berita Terkait

Hakim Inggris Sebut Barron Trump Bantu Selamatkan Temannya dari Jarak Jauh
BAZNAS RI Kirim 33.917 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Perjanjian Dagang AS-RI Dinilai Mengancam Kedaulatan Digital dan Ruang Kebijakan
BAZNAS Salurkan 300 Selimut untuk Warga Gaza Hadapi Dingin Ekstrem
NASA Targetkan Artemis 2 Meluncur 6 Maret, Misi Berawak Bulan
Trump Puji Perdana Menteri Jepang Jelang Pertemuan Penting Di Washington
WGC: Permintaan Emas Dunia Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang 2025
Trump Ultimatum Kanada, Ancaman Tarif 100% Jika Perkuat Kerja Sama Dagang dengan China
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:45 WIB

Hakim Inggris Sebut Barron Trump Bantu Selamatkan Temannya dari Jarak Jauh

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:26 WIB

BAZNAS RI Kirim 33.917 Paket Pangan untuk Warga Palestina

Senin, 2 Maret 2026 - 11:00 WIB

Perjanjian Dagang AS-RI Dinilai Mengancam Kedaulatan Digital dan Ruang Kebijakan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:07 WIB

BAZNAS Salurkan 300 Selimut untuk Warga Gaza Hadapi Dingin Ekstrem

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:24 WIB

NASA Targetkan Artemis 2 Meluncur 6 Maret, Misi Berawak Bulan

Berita Terbaru