RAGAMNETWORK.COM – Ambisi besar untuk merampingkan mesin birokrasi Amerika Serikat di bawah kendali miliarder Elon Musk kini menemui titik akhir yang mendadak. Administrasi Pemerintah, atau yang dikenal sebagai DOGE, telah menghentikan seluruh operasionalnya meskipun secara teknis masih menyisakan delapan bulan dalam mandat kerjanya. Konfirmasi mengenai pembubaran ini datang langsung dari otoritas kepegawaian federal.
Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia Pemerintah AS (OPM), Scott Kupor, memberikan pernyataan tegas kepada Reuters pada 23 November mengenai status terkini Dewan Kinerja Pemerintah tersebut. “Badan itu tidak ada lagi,” ungkap Kupor. Ia menambahkan bahwa DOGE tidak lagi berstatus sebagai “entitas sentral,” sebuah pernyataan yang menjadi konfirmasi resmi pertama dari pemerintahan Presiden Donald Trump terkait nasib lembaga yang sempat digadang-gadang sebagai ujung tombak efisiensi anggaran itu.
Menyusul penghentian ini, OPM telah mengambil alih sebagian besar fungsi strategis yang sebelumnya dijalankan oleh DOGE. Pergeseran ini juga diikuti oleh pergerakan personel, di mana setidaknya dua staf kunci DOGE dilaporkan telah bergabung dengan Badan Desain Nasional. Badan baru ini didirikan pada bulan Agustus di bawah perintah eksekutif Presiden Trump dengan fokus pada estetika dan fungsionalitas situs web pemerintah.
Sejarah singkat DOGE dimulai pada Januari lalu, sesaat setelah Trump menjabat, dengan tujuan utama memangkas lemak birokrasi dan anggaran federal. Elon Musk awalnya ditunjuk memimpin dengan status pegawai pemerintah khusus. Namun, kiprah Musk di lembaga ini hanya bertahan selama 130 hari. Ia meninggalkan posisinya akibat perselisihan kebijakan terkait “Big Beautiful Act” (OBBBA) dengan Presiden.
Selama masa operasionalnya yang singkat, DOGE sempat mengklaim keberhasilan dalam memangkas pengeluaran yang tidak perlu hingga puluhan miliar dolar. Akan tetapi, klaim tersebut menuai skeptisisme dari banyak pakar keuangan. Para ahli menilai angka penghematan tersebut sulit diverifikasi validitasnya karena DOGE tidak pernah merilis laporan keuangan publik yang merinci aktivitas spesifik mereka secara transparan.






