LightGen, Chip Optik Pertama di Dunia dari China untuk Model AI Skala Besar

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 21 Desember 2025 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi chip LightGen. Foto oleh China Daily

Ilustrasi chip LightGen. Foto oleh China Daily

Ilmuwan dari China kembali mencatatkan sejarah di bidang teknologi semikonduktor dengan meluncurkan LightGen, chip optik pertama di dunia yang mampu menjalankan model kecerdasan buatan (AI) skala besar secara mandiri. Terobosan yang dikembangkan oleh tim peneliti dari Shanghai Jiao Tong University dan Tsinghua University ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah ternama Science pada 19 Desember 2025.

Berbeda dengan chip konvensional yang mengandalkan elektron, LightGen memproses informasi menggunakan cahaya (foton), memberikan solusi atas krisis kebutuhan daya komputasi dan efisiensi energi yang terus meningkat di era AI generatif.

Tiga Terobosan Utama LightGen

Menurut Prof. Chen Yitong, perwakilan tim peneliti, LightGen berhasil mengatasi tiga tantangan arsitektur kompleks yang selama ini menghambat komputasi optik:

  1. Integrasi Masif: Menggabungkan lebih dari dua juta neuron foton dalam satu chip tunggal.

  2. Konversi Dimensi Optik: Melakukan konversi dimensi optik secara penuh tanpa bergantung pada komponen elektronik tradisional.

  3. Algoritma Pelatihan Khusus: Mengembangkan sistem pelatihan model biogenetik optik yang tidak lagi berbasis pada data aktual, melainkan pemrosesan semantik murni.

Baca Juga :  Tantangan Era AI, Guru Sumedang Wajib Tinggalkan Zona Nyaman dan Berinovasi

Performa Melampaui Nvidia A100

LightGen menunjukkan performa teknis yang jauh meninggalkan standar chip elektronik digital saat ini. Berikut adalah perbandingan efisiensi yang dicatat:

  • Kecepatan Komputasi: Mencapai TOPS (Terra Operations Per Second).

  • Efisiensi Energi: Mencatat TOPS per watt, angka yang secara signifikan melampaui kemampuan chip terdepan dunia seperti Nvidia A100.

Kemampuan “Memahami” dan “Menciptakan”

LightGen bukan sekadar alat bantu akselerasi, melainkan sistem loop lengkap yang mencakup proses Input – Pemahaman – Semantik – Penciptaan. Chip ini mampu mengekstrak informasi semantik dari gambar dan menghasilkan data multimedia baru, seperti:

  • Pembuatan gambar resolusi tinggi dengan kualitas setara Stable Diffusion.

  • Visualisasi 3D dan pembuatan video definisi tinggi.

  • Kontrol semantik untuk tugas-tugas berbasis AI generatif yang sangat kompleks.

Uji coba menunjukkan bahwa LightGen mampu meningkatkan efisiensi daya hingga dua kali lipat dibandingkan chip digital teratas bahkan dengan perangkat input lama. Dengan peralatan pendukung yang canggih, chip ini secara teori dapat memberikan peningkatan daya komputasi hingga 7 kali lipat.

Baca Juga :  Dominasi Baru di Industri AI China, ByteDance Dorong Doubao Jadi Pusat Ekosistem Kecerdasan Buatan

Kehadiran LightGen menandai pergeseran dari era transistor berbasis listrik menuju era fotonik. Inovasi ini membuka jalur baru dalam riset komputasi cerdas yang tidak hanya lebih cepat, tetapi juga jauh lebih hemat energi, menjadikannya tonggak penting dalam perlombaan teknologi AI global.

Berita Terkait

Amazon Leo Gandeng Delta untuk Wi-Fi Pesawat dan Tantang Dominasi Starlink
Starlink Percepat Layanan Satelit Asia-Pasifik lewat D2D dan Kemitraan Operator Besar
Krisis RAM Disebut Jadi Kesempatan Apple Perluas Pengaruh di Pasar PC
Apple Rayakan 50 Tahun, Dari Garasi California ke Raksasa Teknologi Dunia
Alexa+ Resmi Hadir di Inggris, Amazon Bawa Fitur Lokal dan Harga Baru
OpenAI Pertimbangkan Sora Masuk ke ChatGPT untuk Bikin Video Langsung
Netflix Akuisisi InterPositive, Startup AI Ben Affleck untuk Pasca Produksi
Harga RAM Samsung untuk Apple Naik Tajam, iPhone dan Mac Terancam Lebih Mahal
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 09:41 WIB

Amazon Leo Gandeng Delta untuk Wi-Fi Pesawat dan Tantang Dominasi Starlink

Jumat, 3 April 2026 - 11:05 WIB

Starlink Percepat Layanan Satelit Asia-Pasifik lewat D2D dan Kemitraan Operator Besar

Rabu, 1 April 2026 - 09:24 WIB

Krisis RAM Disebut Jadi Kesempatan Apple Perluas Pengaruh di Pasar PC

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:07 WIB

Apple Rayakan 50 Tahun, Dari Garasi California ke Raksasa Teknologi Dunia

Jumat, 20 Maret 2026 - 10:58 WIB

Alexa+ Resmi Hadir di Inggris, Amazon Bawa Fitur Lokal dan Harga Baru

Berita Terbaru