Merespons bencana banjir yang merendam sejumlah desa di Kabupaten Batang pada Selasa malam, Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan logistik darurat. Wakil Bupati Batang, Suyono, menginstruksikan pendistribusian sebanyak 1.750 nasi bungkus pada Rabu pagi (21/1/2026) guna memastikan kebutuhan pangan para pengungsi tetap terpenuhi.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang harus meninggalkan rumah mereka akibat luapan air yang cukup parah di beberapa titik strategis.
Fokus Distribusi di Wilayah Terdampak Parah
Penyaluran bantuan dilakukan secara kolaboratif antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang dan Palang Merah Indonesia (PMI). Bantuan nasi bungkus dialokasikan khusus untuk sarapan pagi warga di titik-titik pengungsian berikut:
-
Karangasem Utara: Menjadi prioritas utama dengan total bantuan mencapai 1.250 bungkus (gabungan dari BPBD dan PMI).
-
Klidang Lor: Mendapatkan alokasi sebanyak 1.000 bungkus.
-
Cepagan (Warungasem): Mendapatkan alokasi 50 bungkus untuk pengungsi setempat.
Kabid Kegawatdaruratan BPBD Batang, Muhammad Fejeri, mengonfirmasi bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) telah berada di lapangan sejak pagi buta. “Alhamdulillah, pagi ini kami siap mendistribusikan nasi bungkus dari Pak Wabup dan PMI. Tim langsung bergerak ke lokasi agar warga segera mendapatkan asupan makanan,” ujarnya.
Wakil Ketua Bidang SDM dan Relawan PMI Batang, Sri Mulyatno, menambahkan bahwa pihaknya mengerahkan anggota relawan untuk memastikan distribusi tepat sasaran. Wilayah Klidang Lor, Karangasem Utara, dan Cepagan tercatat sebagai area dengan dampak banjir terparah sehingga penanganan logistik difokuskan di sana.
“Kami saat ini fokus mendukung penyediaan makan pagi, namun tetap siaga menunggu arahan selanjutnya dari BPBD terkait perkembangan kondisi banjir di lapangan,” jelas Sri Mulyatno.
Hingga saat ini, petugas gabungan masih terus melakukan pemantauan debit air dan kondisi kesehatan para pengungsi di posko-posko darurat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan dan selalu mengikuti instruksi dari petugas keamanan di lokasi.






