Tanggap Darurat Banjir Batang, 1.750 Nasi Bungkus Didistribusikan untuk Penuhi Kebutuhan Pagi Pengungsi

Avatar photo

- Penulis Berita

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merespons bencana banjir yang merendam sejumlah desa di Kabupaten Batang pada Selasa malam, Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan logistik darurat. Wakil Bupati Batang, Suyono, menginstruksikan pendistribusian sebanyak 1.750 nasi bungkus pada Rabu pagi (21/1/2026) guna memastikan kebutuhan pangan para pengungsi tetap terpenuhi.

Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang harus meninggalkan rumah mereka akibat luapan air yang cukup parah di beberapa titik strategis.

Fokus Distribusi di Wilayah Terdampak Parah

Penyaluran bantuan dilakukan secara kolaboratif antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang dan Palang Merah Indonesia (PMI). Bantuan nasi bungkus dialokasikan khusus untuk sarapan pagi warga di titik-titik pengungsian berikut:

  1. Karangasem Utara: Menjadi prioritas utama dengan total bantuan mencapai 1.250 bungkus (gabungan dari BPBD dan PMI).

  2. Klidang Lor: Mendapatkan alokasi sebanyak 1.000 bungkus.

  3. Cepagan (Warungasem): Mendapatkan alokasi 50 bungkus untuk pengungsi setempat.

Kabid Kegawatdaruratan BPBD Batang, Muhammad Fejeri, mengonfirmasi bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) telah berada di lapangan sejak pagi buta. “Alhamdulillah, pagi ini kami siap mendistribusikan nasi bungkus dari Pak Wabup dan PMI. Tim langsung bergerak ke lokasi agar warga segera mendapatkan asupan makanan,” ujarnya.

Baca Juga :  Dikepung Longsor, Tim SAR Gagal Tembus Lokasi Banjir Bandang Agam

Wakil Ketua Bidang SDM dan Relawan PMI Batang, Sri Mulyatno, menambahkan bahwa pihaknya mengerahkan anggota relawan untuk memastikan distribusi tepat sasaran. Wilayah Klidang Lor, Karangasem Utara, dan Cepagan tercatat sebagai area dengan dampak banjir terparah sehingga penanganan logistik difokuskan di sana.

“Kami saat ini fokus mendukung penyediaan makan pagi, namun tetap siaga menunggu arahan selanjutnya dari BPBD terkait perkembangan kondisi banjir di lapangan,” jelas Sri Mulyatno.

Hingga saat ini, petugas gabungan masih terus melakukan pemantauan debit air dan kondisi kesehatan para pengungsi di posko-posko darurat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan dan selalu mengikuti instruksi dari petugas keamanan di lokasi.

Berita Terkait

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza
Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya
Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI
Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor
Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad
Prabowo Menangis Saat Apresiasi BAZNAS Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina
Panglima TNI Pimpin Prosesi Penyerahan Jenazah dan Pemakaman Try Sutrisno
BAZNAS Salurkan 2.400 Pakaian Baru untuk Pengungsi Gaza Saat Ramadan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:44 WIB

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza

Senin, 16 Maret 2026 - 11:14 WIB

Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:22 WIB

Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:15 WIB

Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:18 WIB

Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad

Berita Terbaru