Antisipasi Ancaman Tanah Bergerak, Warga Kalibombong Diperkuat dengan Simulasi Evakuasi

Avatar photo

- Penulis Berita

Jumat, 9 Januari 2026 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antisipasi Ancaman Tanah Bergerak, Warga Kalibombong Diperkuat dengan Simulasi Evakuasi

Antisipasi Ancaman Tanah Bergerak, Warga Kalibombong Diperkuat dengan Simulasi Evakuasi

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memperkuat kesiapsiagaan warga Dusun Margasari, Desa Kalibombong, Kecamatan Kalibening, dengan menggelar simulasi evakuasi mandiri, Kamis (8/1/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah mitigasi bencana menyusul adanya potensi tanah bergerak di wilayah tersebut. Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, menjelaskan bahwa simulasi bertujuan membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan dasar agar mampu bertindak cepat dan tepat saat bencana terjadi.

“Melalui simulasi ini, masyarakat diharapkan memahami apa yang harus dilakukan dan bagaimana cara menyelamatkan diri apabila sewaktu-waktu terjadi bencana,” ujarnya.

Aji mengungkapkan bahwa dua hari sebelum kegiatan simulasi dilaksanakan, terdeteksi potensi pergerakan tanah dari tebing yang berjarak sekitar 200 meter dari permukiman warga. Kondisi tersebut sempat memicu kepanikan ketika sirene Early Warning System (EWS) berbunyi.

Ia menekankan pentingnya kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. Salah satu indikator awal terjadinya tanah bergerak, menurutnya, adalah perubahan warna air menjadi keruh.

“Masyarakat kami imbau tetap tenang jika sirene EWS berbunyi dan segera melakukan evakuasi mandiri sesuai prosedur yang telah disimulasikan,” katanya.

Baca Juga :  Hadiri Rakornas Pemerintah 2026, Panglima TNI Tegaskan Komitmen Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045

Sementara itu, salah satu warga Dusun Margasari, Satiyem, mengaku sempat panik saat sirene EWS pertama kali berbunyi. Ia dan keluarganya langsung mengemas barang-barang penting untuk diselamatkan.

Meski sempat diliputi rasa cemas, Satiyem merasa terbantu dengan adanya simulasi evakuasi tersebut. “Alhamdulillah, dengan simulasi ini kami jadi tahu apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana. Terima kasih kepada semua pihak,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, BPBD Banjarnegara berharap kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana alam semakin meningkat, sehingga risiko korban jiwa dan kerugian dapat diminimalkan.

Berita Terkait

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza
Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya
Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI
Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor
Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad
Prabowo Menangis Saat Apresiasi BAZNAS Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina
Panglima TNI Pimpin Prosesi Penyerahan Jenazah dan Pemakaman Try Sutrisno
BAZNAS Salurkan 2.400 Pakaian Baru untuk Pengungsi Gaza Saat Ramadan

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:44 WIB

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza

Senin, 16 Maret 2026 - 11:14 WIB

Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:22 WIB

Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:15 WIB

Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:18 WIB

Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad

Berita Terbaru