Menghadapi peningkatan curah hujan dan status Siaga Bencana Hidrometeorologi yang ditetapkan Pemerintah Kota Tangerang, Warga Siaga Bencana (Wagana) RW 06 Perumahan Ciledug Indah, Kecamatan Karang Tengah, terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir.
Kelompok relawan berbasis warga ini secara aktif menjalankan berbagai langkah mitigasi untuk meminimalkan risiko dan dampak banjir yang kerap melanda kawasan tersebut akibat luapan Kali Angke.
Ketua Wagana RW 06 Ciledug Indah, Fajar Lubis, mengatakan kesiapsiagaan dilakukan melalui pendekatan terpadu yang melibatkan seluruh elemen warga. Upaya yang dilakukan meliputi pengecekan rutin infrastruktur pengendali banjir, penyiapan jalur evakuasi, pembaruan data warga rentan, hingga penguatan sistem komunikasi darurat antarwarga.
“Wagana dibentuk untuk menggerakkan solidaritas warga agar bisa saling membantu saat banjir terjadi. Kami memiliki empat divisi utama, yakni tim rescue, logistik, dapur umum, dan tim pengelola posko pengungsian,” jelas Fajar.
Dalam pelaksanaannya, Wagana RW 06 rutin berkoordinasi dengan berbagai unsur pendukung di lingkungan perumahan, mulai dari petugas keamanan, operator pompa air, hingga layanan ambulans. Koordinasi ini bertujuan memastikan proses penanganan banjir dapat berjalan cepat dan terorganisir.
Sistem komunikasi menjadi salah satu fokus utama kesiapsiagaan. Warga memanfaatkan handy talkie (HT) yang dimiliki secara mandiri untuk memantau kondisi lingkungan dan ketinggian air sungai secara berkala, sehingga informasi dapat disebarkan dengan cepat saat situasi darurat.
Selain itu, Wagana RW 06 juga aktif membangun kapasitas relawan melalui pelatihan kebencanaan dan kegawatdaruratan. Pelatihan tersebut digelar secara berkala, terutama menjelang puncak musim hujan, untuk meningkatkan keterampilan relawan dalam penanganan banjir.
“Total anggota Wagana saat ini sekitar 40 orang dari 15 RT. Mereka sudah dibekali pelatihan seperti water rescue agar mampu membantu warga lain saat banjir melanda,” tambahnya.
Sebagai kawasan rawan banjir, Perumahan Ciledug Indah dinilai membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Wagana RW 06 berharap dukungan berkelanjutan dari berbagai pemangku kepentingan, baik dalam bentuk peralatan maupun sarana pendukung operasional.
“Kami berharap adanya dukungan yang berkelanjutan. Terlebih, Wagana RW 06 Ciledug Indah baru saja menerima apresiasi sebagai Kampung Tangguh Bencana dalam penilaian Kota Sehat Nasional,” pungkas Fajar.






