Atasi Banjir Kronis Sekolah, Pemkot Serang Gunakan Dana BTT untuk Peninggian Lantai

Avatar photo

- Penulis Berita

Selasa, 11 November 2025 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Ahmad Nuri

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Ahmad Nuri

RAGAMNETWORK.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Provinsi Banten, mengambil langkah cepat dan darurat untuk mengatasi masalah banjir kronis yang melanda SDN Pamarican 2. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Serang, Ahmad Nuri, menegaskan bahwa alokasi anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) terpaksa digunakan karena situasi di lokasi telah mendesak dan menimbulkan risiko serius bagi keselamatan siswa.

Nuri menjelaskan bahwa masalah banjir di SDN Pamarican 2 sudah terjadi puluhan tahun. Kondisi ini diperburuk oleh posisi sekolah yang lebih rendah dari jalan, yang kerap menghentikan kegiatan belajar mengajar hingga tiga bulan lamanya.

“Saya langsung menghadap Pak Wali Kota Serang, dan Alhamdulillah diizinkan menggunakan dana dari BTT karena sifatnya mendesak dan darurat,” ujar Nuri di Serang, Selasa (11/11/2025).

Langkah darurat penggunaan BTT ini diputuskan setelah Disdikbud meninjau lokasi pada Sabtu (8/11) dan menemukan kondisi banjir mencapai ketinggian 60 centimeter. Nuri khawatir akan risiko yang dihadapi siswa. “Kalau dipaksakan sekolah, jelas berisiko. Apalagi banyak ular yang muncul di sekitar area sekolah,” katanya.

Baca Juga :  Karang Taruna Kota Bandung Resmi Dilantik, Farhan Ingatkan: Jangan Hanya Eksis, Jadilah Berpengaruh

Sebagai solusi permanen, dana BTT tersebut akan digunakan untuk peninggian lantai bangunan sekolah sekitar 60 hingga 70 centimeter, agar posisi lantai menjadi setara dengan jalan utama.

Nuri optimistis bahwa proses penganggaran akan cepat. Pihaknya telah mengirim surat resmi ke Wali Kota Serang yang kemudian diteruskan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk segera diproses. “Harapannya segera diproses dan bisa ada tindakan nyata dalam waktu dekat. Target kami Desember selesai,” katanya.

Meskipun memperkirakan total kebutuhan anggaran untuk proyek tersebut mencapai sekitar Rp1 miliar, Nuri berharap pengerjaan tahap awal dapat segera dieksekusi tahun ini. “Kebutuhannya besar, tapi kalau dari BPKAD bisa separuhnya dulu juga tidak masalah. Yang penting tahun ini sudah mulai dikerjakan,” ujarnya. Selama proses perbaikan berlangsung, kegiatan belajar mengajar akan dipindahkan sementara ke lokasi darurat.

Berita Terkait

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza
Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya
Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI
Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor
Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad
Prabowo Menangis Saat Apresiasi BAZNAS Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina
Panglima TNI Pimpin Prosesi Penyerahan Jenazah dan Pemakaman Try Sutrisno
BAZNAS Salurkan 2.400 Pakaian Baru untuk Pengungsi Gaza Saat Ramadan

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:44 WIB

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza

Senin, 16 Maret 2026 - 11:14 WIB

Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:22 WIB

Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:15 WIB

Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:18 WIB

Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad

Berita Terbaru