Turnamen Piala Wali Kota Depok Cup U-15 dan U-19 Tahun 2025 resmi berakhir. Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, menutup ajang tersebut di Lapangan Merpati pada Minggu (14/12/2025) dengan menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam membangun masa depan Kota Depok.
Dalam sambutannya, Chandra menyampaikan rasa optimisme setelah melihat tingginya antusiasme para peserta serta dukungan anak-anak muda selama turnamen berlangsung. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan positif seperti olahraga menjadi indikator kuat bagi kemajuan sebuah kota.
“Hari ini saya melihat harapan untuk Kota Depok. Banyak anak-anak muda yang hadir, berpartisipasi, dan menunjukkan semangat luar biasa,” ujar Chandra di hadapan peserta dan penonton.
Ia mengungkapkan bahwa tidak semua kegiatan yang ia hadiri dipenuhi kehadiran generasi muda. Oleh karena itu, suasana turnamen yang ramai oleh anak-anak dan remaja menjadi pengalaman yang berkesan baginya.
“Biasanya saya datang ke acara yang pesertanya didominasi orang tua. Namun hari ini berbeda, saya melihat anak-anak muda terlibat langsung dan aktif,” tuturnya.
Chandra menegaskan, partisipasi generasi muda merupakan modal penting bagi Depok untuk tumbuh sebagai kota yang sportif dan kompetitif. Ia menyebutkan bahwa masa depan kota sangat ditentukan oleh sejauh mana generasi mudanya diberi ruang untuk berkembang.
Ia juga menekankan bahwa Piala Wali Kota Depok Cup bukan sekadar ajang perebutan gelar juara, melainkan sarana pembinaan sekaligus pencarian talenta sepak bola potensial.
“Turnamen ini adalah bagian dari proses pembinaan. Dari lapangan seperti inilah bibit-bibit unggul bisa muncul. Saya yakin, pemain nasional Indonesia suatu hari bisa lahir dari Kota Depok,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Chandra menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok atas penyelenggaraan turnamen, serta kerja sama dengan KONI Kota Depok, Askot PSSI Depok, dan seluruh pihak pendukung.
Ia juga menyampaikan bahwa Kota Depok memiliki potensi besar dalam pengembangan sepak bola, dengan tercatat sebanyak 48 klub sepak bola dan 68 Sekolah Sepak Bola (SSB) yang aktif melakukan pembinaan usia dini.
“Ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Depok untuk terus mendorong pembinaan olahraga. Sepak bola adalah olahraga global dan dapat menjadi sarana membangun identitas kota,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Chandra menyatakan keyakinan bahwa prestasi klub-klub sepak bola di Depok dapat menjadi cerminan kemajuan kota.
“Jika klub-klub sepak bola kita kuat, maka Depok juga akan dikenal sebagai kota yang kuat dan berprestasi,” pungkasnya.






