Pengawasan Bandara Weda Bay Perketat Setelah Upaya Penyelundupan Mineral Digagalkan Satgas Terpadu

Avatar photo

- Penulis Berita

Sabtu, 6 Desember 2025 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAGAMNETWORK.COM – Pengamanan di Bandara Khusus PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Maluku Utara memasuki babak baru setelah satuan tugas terpadu yang bertugas di lokasi tersebut berhasil mengungkap upaya penyelundupan bahan mineral pada Jumat, 5 Desember 2025.

Dalam operasi rutin pengawasan, petugas mengamankan seorang warga negara asing berinisial MY yang kedapatan membawa paket berisi serbuk nikel.

Total barang yang dibawa terdiri dari lima pack serbuk nikel campuran serta empat pack serbuk nikel murni. Pelaku mencoba melewati jalur penerbangan Super Air Jet dengan rute Weda Bay menuju Manado, sebelum akhirnya digagalkan oleh petugas di area pemeriksaan.

Kasus ini kini tengah ditangani oleh aparat terkait, sementara sampel mineral yang disita akan diteliti lebih lanjut untuk memastikan kandungan dan potensi kerugiannya bagi negara. Insiden tersebut menjadi perhatian serius mengingat nikel merupakan komoditas strategis yang memiliki nilai tinggi dalam rantai industri nasional maupun global.

Bandara khusus PT IWIP sendiri telah beroperasi sejak 2019, namun evaluasi pemerintah menunjukkan perlunya penguatan kehadiran perangkat negara di fasilitas tersebut. Mobilitas tinggi pekerja industri, lalu lintas logistik, serta potensi pelanggaran hukum membuat pengawasan harus dilakukan secara terintegrasi.

Baca Juga :  Bandara Husein Sastranegara Aktif Kembali, Rute Semarang–Bandung Jadi Pembuka

Menyikapi hal tersebut, pemerintah menempatkan Satgas Terpadu mulai 29 November 2025. Satgas ini terdiri dari unsur Bea Cukai, Imigrasi, TNI, Polri, Karantina Ikan, Hewan dan Tumbuhan, Karantina Kesehatan, BMKG, AirNav Indonesia, serta Avsec.

Kehadiran satgas ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas yang berlangsung di bandara khusus tersebut tetap berada dalam koridor hukum. Selain menangani arus logistik industri, satuan tugas juga ditugaskan untuk mengawasi akses tenaga kerja asing, memonitor pergerakan barang bernilai tinggi, serta mencegah praktik ilegal yang dapat merugikan negara.

Keberhasilan penggagalan penyelundupan serbuk nikel ini menunjukkan bahwa mekanisme koordinasi antarinstansi berjalan dengan efektif. Satgas menegaskan bahwa mereka akan terus meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pemeriksaan di setiap pintu pergerakan untuk menjaga integritas bandara serta mencegah potensi pelanggaran lainnya. Langkah pengawasan berlapis diharapkan mampu menjadi tameng keamanan sekaligus memastikan pengelolaan sumber daya alam tetap berada di bawah kendali negara.

Berita Terkait

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza
Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya
Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI
Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor
Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad
Prabowo Menangis Saat Apresiasi BAZNAS Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina
Panglima TNI Pimpin Prosesi Penyerahan Jenazah dan Pemakaman Try Sutrisno
BAZNAS Salurkan 2.400 Pakaian Baru untuk Pengungsi Gaza Saat Ramadan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:44 WIB

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza

Senin, 16 Maret 2026 - 11:14 WIB

Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:22 WIB

Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:15 WIB

Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:18 WIB

Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad

Berita Terbaru