Pemerintah Kabupaten Batang terus memperluas akses pelayanan dasar bagi masyarakat kurang mampu. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah pelaksanaan program bantuan penyambungan listrik gratis, bekerja sama dengan PLN UP3 Pekalongan. Pada Rabu (3/12/2025), Bupati Batang M. Faiz Kurniawan turun langsung meninjau pemasangan instalasi listrik di Desa Selokarto, Kecamatan Pecalungan.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemkab Batang untuk mengatasi kesenjangan akses energi yang masih dialami sejumlah warga. Meski kebutuhan listrik telah menjadi kebutuhan pokok, masih ada keluarga yang belum mampu melakukan pemasangan sambungan baru karena tingginya biaya instalasi awal.
114 Sambungan Gratis, Terbanyak di Jawa Tengah
Dalam kunjungannya, Bupati Faiz Kurniawan menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil pengajuan resmi Pemkab Batang kepada PLN. Usulan tersebut akhirnya disetujui sehingga Batang mendapatkan alokasi 114 sambungan listrik gratis bagi warga tidak mampu. Angka ini bahkan menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah.
Menurut Bupati, biaya pemasangan pelanggan baru yang bisa mencapai sekitar Rp2 juta menjadi salah satu kendala utama masyarakat. Dengan adanya program bantuan tersebut, warga yang sebelumnya kesulitan kini dapat menikmati listrik di rumah mereka tanpa terbebani biaya awal.
Program ini dimulai dengan penyambungan di 10 rumah warga di Desa Selokarto sebagai tahap pertama. Pemerintah berharap proses pemasangan dapat terus berjalan hingga seluruh kuota sambungan selesai disalurkan.
Mendorong Pemerataan Akses Energi bagi Masyarakat
Bupati Faiz menegaskan bahwa pemerintah daerah menargetkan seluruh warga Batang dapat menikmati listrik secara mandiri. Ia berharap tidak ada lagi masyarakat yang bergantung pada sambungan dari rumah tetangga atau keluarga karena keterbatasan biaya.
Selain meningkatkan kualitas hidup, akses listrik mandiri juga diyakini dapat mendukung berbagai aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di pedesaan.
Ungkapan Syukur dari Warga Penerima Manfaat
Salah satu penerima bantuan, Raami (60), mengungkapkan rasa syukurnya saat rumahnya mulai dipasangi sambungan listrik baru. Selama bertahun-tahun, ia hanya mengandalkan aliran listrik dari rumah anaknya yang berada di sebelah. Dengan bantuan ini, ia akhirnya dapat memiliki akses listrik sendiri.
Raami berharap program serupa dapat terus dilanjutkan agar semakin banyak masyarakat kurang mampu merasakan manfaat langsung dari layanan dasar tersebut.
Program penyambungan listrik gratis ini juga mendapat dukungan penuh dari PLN UP3 Pekalongan. Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan PLN, pemerataan akses energi diharapkan dapat tercapai lebih cepat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Batang.






