IHSG Tumbang 7,34% ke Level 8.321, Efek “Interim Freeze” MSCI Guncang Bursa Domestik

Avatar photo

- Penulis Berita

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG 28 Januari 2026

IHSG 28 Januari 2026

Pasar modal Indonesia mengalami tekanan hebat pada perdagangan sesi I hari Rabu (28/1/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun bebas sebesar 659 poin atau 7,34% dan terdampar di level 8.321. Runtuhnya indeks domestik ini dipicu langsung oleh keputusan mendadak MSCI yang membekukan bobot saham Indonesia dalam indeks global mereka.

Pemicu Utama: Sentimen Negatif MSCI

Kepanikan pasar bermula dari pengumuman MSCI pada Selasa malam yang menerapkan kebijakan interim freeze. Langkah mitigasi risiko ini diambil MSCI setelah menilai transparansi dan keandalan data free float (saham publik) di Indonesia belum memenuhi ekspektasi investor global.

Dampaknya sangat serius bagi aliran modal asing, meliputi:

  • Pembekuan seluruh kenaikan bobot saham Indonesia.

  • Penghentian penambahan saham baru ke dalam indeks MSCI.

  • Tidak adanya kenaikan kelas saham Indonesia di seluruh segmen indeks.

Pengamat pasar modal, Hendra Wardana, menyebutkan bahwa investor meragukan struktur kepemilikan saham di Indonesia benar-benar mencerminkan kondisi riil di pasar, sehingga keandalan data free float menjadi poin krusial yang dipertanyakan.

Baca Juga :  Pemkab Kendal Apresiasi Primkopti Harum, Dorong Inovasi dan Tata Niaga Kedelai Lebih Tertata

Pergerakan Sektoral dan Saham

Seluruh indeks sektor saham berakhir di zona merah pada penutupan sesi I. Sektor infrastruktur menjadi yang paling terpuruk dengan koreksi dalam sebesar 10,19%.

  • Top Losers LQ45: DSSA, EXCL, BRPT, BUMI, EMTK, TLKM, dan AMMN.

  • Infrastruktur yang Melemah: EXCL (-14,92%), TLKM (-10,91%), SMDR (-8,16%), dan TBIG (-7,92%).

  • Nilai Transaksi: Meski indeks anjlok, volume perdagangan sangat masif mencapai 428,2 juta lot dengan nilai transaksi menembus Rp30,05 triliun.

Kondisi Pasar Global dan Asia

Berbeda dengan drama di IHSG, bursa Asia cenderung bergerak beragam (mixed) mengikuti optimisme dari Wall Street yang mencatatkan rekor tertinggi pada S&P 500.

Indeks Saham Asia:

  • Hang Seng (Hong Kong): +2,21%

  • Kospi (Korsel): +1,36%

  • Nikkei 225 (Jepang): -0,49%

  • Shanghai Composite (China): +0,49%

Fokus Global: Investor dunia tengah menantikan keputusan suku bunga Federal Reserve yang diperkirakan tetap bertahan di kisaran 3,5% – 3,75%. Sementara itu, harga minyak Brent stabil di kisaran $67,51 per barel akibat gangguan pasokan di Amerika Serikat pasca badai musim dingin.

Baca Juga :  Mempercepat Ekonomi Inklusif, Indodana Perluas Jangkauan Pasca Raih 'Sangat Bagus'

Berita Terkait

Pemkab Kendal Apresiasi Primkopti Harum, Dorong Inovasi dan Tata Niaga Kedelai Lebih Tertata
BPS: Kemiskinan Kaltim Naik 5,19 Persen per September 2025, Garis Kemiskinan Tembus Rp897.759
Investasi Sumedang 2025 Tembus Rp5,6 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja di Kawasan Rebana
Investor Domestik Unjuk Gigi, IHSG Tembus Rekor Tertinggi Meski Asing Lepas Saham
Pembiayaan Koperasi Desa Dijamin Pemerintah: Menkeu Segera Selesaikan Revisi Aturan Kredit
Redenominasi Rupiah Masuk Agenda Strategis, Pemerintah Target Rampung 2027
Rupiah Simbol Kedaulatan, Wali Kota Bandung Desak Edukasi yang Relate ke Generasi Muda
Pasar Properti Eropa Kontras: Luksemburg Melesat, Irlandia dan Finlandia Melambat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:00 WIB

Pemkab Kendal Apresiasi Primkopti Harum, Dorong Inovasi dan Tata Niaga Kedelai Lebih Tertata

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:00 WIB

BPS: Kemiskinan Kaltim Naik 5,19 Persen per September 2025, Garis Kemiskinan Tembus Rp897.759

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:43 WIB

IHSG Tumbang 7,34% ke Level 8.321, Efek “Interim Freeze” MSCI Guncang Bursa Domestik

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:53 WIB

Investasi Sumedang 2025 Tembus Rp5,6 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja di Kawasan Rebana

Kamis, 27 November 2025 - 15:09 WIB

Investor Domestik Unjuk Gigi, IHSG Tembus Rekor Tertinggi Meski Asing Lepas Saham

Berita Terbaru