Pemkab Kendal Apresiasi Primkopti Harum, Dorong Inovasi dan Tata Niaga Kedelai Lebih Tertata

Avatar photo

- Penulis Berita

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Kendal Apresiasi Primkopti Harum, Dorong Inovasi dan Tata Niaga Kedelai Lebih Tertata

Pemkab Kendal Apresiasi Primkopti Harum, Dorong Inovasi dan Tata Niaga Kedelai Lebih Tertata

Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari, menyampaikan apresiasi kepada Primer Koperasi Produsen Tempe dan Tahu Indonesia (Primkopti) Harum Kendal yang selama ini dinilai membantu menjaga ketersediaan kedelai bagi pelaku UMKM produsen tempe dan tahu. Apresiasi itu disampaikan saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Primkopti Harum di Gedung MWCNU Kecamatan Weleri, Sabtu (7/2/2026).

Di hadapan pengurus dan anggota, bupati menilai peran koperasi penting karena berkaitan langsung dengan kebutuhan bahan baku yang sensitif terhadap harga dan pasokan. Ia juga mendorong Primkopti terus melakukan terobosan pelayanan, memperkuat kepatuhan pada aturan dasar serta rumah tangga koperasi, dan memperluas manfaat untuk masyarakat.

Ketua Primkopti Harum Kendal, Rifai, menjelaskan RAT menjadi ajang evaluasi tahunan untuk memotret kondisi koperasi, baik capaian maupun kendala yang dihadapi. Saat ini koperasi mengelola aset sekitar Rp18 miliar dengan anggota aktif sekitar 221 pelaku UMKM. Untuk tahun berjalan 2025, Hasil Sisa Usaha (HSU) disebut berada di kisaran Rp250 juta.

Namun Rifai mengakui ada penurunan penjualan sekitar 20 persen dibanding tahun sebelumnya. Jika sebelumnya penyerapan kedelai rata-rata 600 ton per bulan, kini berkisar 500 ton per bulan. Ia berharap pemerintah memperkuat tata niaga kedelai agar lebih terkendali dan turut memprioritaskan komoditas kedelai dalam kebijakan pangan, bukan hanya beras.

Baca Juga :  TNI Paparkan Penyidikan Kasus Penganiayaan AY dan Langkah Koordinasi dengan LPSK

Rifai juga menyampaikan harapan jangka panjang agar Primkopti Kendal bisa ikut mendorong ekspor tempe. Ia menyinggung studi banding ke perusahaan swasta di Bogor yang telah menembus pasar luar negeri. Dari sisi kelembagaan, Puskopti Jawa Tengah turut mengapresiasi serapan kedelai Primkopti Harum dan mendorong peran pemerintah lebih aktif dalam pengendalian tata niaga, termasuk penguatan produksi kedelai lokal agar ketergantungan impor berkurang.

Berita Terkait

Alumni LPDP Turun Mengajar di SD Sumedang untuk Percepat Transformasi Pendidikan Digital
Sumedang Arahkan Pembangunan 2027 ke Pertumbuhan Produktivitas Ekonomi yang Lebih Berkualitas
Babinsa Magetan Kawal Penyaluran Bantuan Pangan agar Tepat Sasaran dan Tetap Aman
Forkopimca Plaosan Gelar Apel dan Halal Bihalal untuk Perkuat Silaturahmi Pasca-Lebaran
Posyandu Balita di Magetan Didorong Jadi Benteng Awal Cegah Stunting dan Penyakit Anak
Saka Wira Kartika Barat Gelar Halal Bihalal untuk Perkuat Karakter dan Kebersamaan
Cimahi Terapkan WFH Jumat untuk ASN dengan Layanan Publik Tetap Berjalan
Cimahi Perkuat Bank Sampah dan TPS 3R untuk Kurangi Beban Sarimukti
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Alumni LPDP Turun Mengajar di SD Sumedang untuk Percepat Transformasi Pendidikan Digital

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Sumedang Arahkan Pembangunan 2027 ke Pertumbuhan Produktivitas Ekonomi yang Lebih Berkualitas

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Babinsa Magetan Kawal Penyaluran Bantuan Pangan agar Tepat Sasaran dan Tetap Aman

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Forkopimca Plaosan Gelar Apel dan Halal Bihalal untuk Perkuat Silaturahmi Pasca-Lebaran

Rabu, 8 April 2026 - 12:49 WIB

Posyandu Balita di Magetan Didorong Jadi Benteng Awal Cegah Stunting dan Penyakit Anak

Berita Terbaru