Program BSPS Mulai Ubah 550 Rumah Tidak Layak di Sumedang

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program BSPS Mulai Ubah 550 Rumah Tidak Layak di Sumedang

Program BSPS Mulai Ubah 550 Rumah Tidak Layak di Sumedang

Pemerintah pusat mulai mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di Kabupaten Sumedang melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya atau BSPS. Tahap awal program ini akan menyasar 550 unit rumah yang dinilai belum memenuhi standar kesehatan dan kelayakan untuk ditempati.

Langkah tersebut ditandai dengan kunjungan Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fitrah Nur, ke rumah calon penerima bantuan di Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, pada Jumat, 13 Maret 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan langsung kondisi rumah-rumah yang akan masuk daftar prioritas perbaikan.

Fitrah menegaskan bahwa rumah dengan tingkat kelembaban tinggi perlu segera ditangani karena berisiko memicu gangguan kesehatan bagi penghuninya. Menurut dia, perbaikan rumah bukan hanya soal bangunan fisik, tetapi juga berkaitan dengan kualitas hidup, kesehatan keluarga, dan keamanan tempat tinggal masyarakat.

Ia menjelaskan, rumah-rumah yang telah dinyatakan tidak layak huni nantinya akan segera ditetapkan melalui surat keputusan resmi. Dengan mekanisme tersebut, proses eksekusi perbaikan diharapkan dapat berjalan lebih cepat tanpa harus tertahan terlalu lama di tahap administratif.

Baca Juga :  Kasum TNI Tegaskan Dukungan Berkelanjutan untuk Rehabilitasi Bencana di Sumatra

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang turut mendampingi kunjungan tersebut menyebut tahap pertama program BSPS akan memprioritaskan 550 rumah. Dari jumlah itu, sekitar 100 unit berada di wilayah Sumedang Kota. Pemerintah daerah menilai program ini penting karena kebutuhan perbaikan rumah masih cukup besar di berbagai kecamatan.

Dari sisi pendanaan, pelaksanaan BSPS tahap awal ini ditopang anggaran lebih dari Rp10 miliar. Namun, pemerintah tidak bergerak sendirian. Program ini juga didukung kontribusi berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan lembaga sosial, agar cakupan manfaatnya bisa lebih kuat dan proses pelaksanaannya tidak hanya bergantung pada satu sumber dana.

Menurut Dony, PT CKJT ikut menyalurkan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR sebesar Rp5 juta untuk setiap unit rumah yang diperbaiki. Selain itu, BAZNAS juga memberikan tambahan bantuan sebesar Rp3 juta per unit. Dukungan tersebut kemudian diperkuat oleh partisipasi warga dalam bentuk gotong royong tenaga yang dikoordinasikan oleh RT dan RW setempat. Jadi, yang bergerak bukan cuma semen dan bata, tapi juga semangat kolektif satu kampung.

Baca Juga :  Cimahi Terapkan WFH Jumat untuk ASN dengan Layanan Publik Tetap Berjalan

Pemerintah Kabupaten Sumedang optimistis kolaborasi semacam ini akan mempercepat perubahan rumah tidak layak huni menjadi rumah sehat dan layak ditempati. Dengan perpaduan anggaran pemerintah, bantuan CSR, dukungan BAZNAS, dan gotong royong masyarakat, program BSPS diharapkan memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga sekaligus memperkuat budaya kebersamaan dalam pembangunan permukiman.

Berita Terkait

Alumni LPDP Turun Mengajar di SD Sumedang untuk Percepat Transformasi Pendidikan Digital
Sumedang Arahkan Pembangunan 2027 ke Pertumbuhan Produktivitas Ekonomi yang Lebih Berkualitas
Babinsa Magetan Kawal Penyaluran Bantuan Pangan agar Tepat Sasaran dan Tetap Aman
Forkopimca Plaosan Gelar Apel dan Halal Bihalal untuk Perkuat Silaturahmi Pasca-Lebaran
Posyandu Balita di Magetan Didorong Jadi Benteng Awal Cegah Stunting dan Penyakit Anak
Saka Wira Kartika Barat Gelar Halal Bihalal untuk Perkuat Karakter dan Kebersamaan
Cimahi Terapkan WFH Jumat untuk ASN dengan Layanan Publik Tetap Berjalan
Cimahi Perkuat Bank Sampah dan TPS 3R untuk Kurangi Beban Sarimukti

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Alumni LPDP Turun Mengajar di SD Sumedang untuk Percepat Transformasi Pendidikan Digital

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Sumedang Arahkan Pembangunan 2027 ke Pertumbuhan Produktivitas Ekonomi yang Lebih Berkualitas

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Babinsa Magetan Kawal Penyaluran Bantuan Pangan agar Tepat Sasaran dan Tetap Aman

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Forkopimca Plaosan Gelar Apel dan Halal Bihalal untuk Perkuat Silaturahmi Pasca-Lebaran

Rabu, 8 April 2026 - 12:49 WIB

Posyandu Balita di Magetan Didorong Jadi Benteng Awal Cegah Stunting dan Penyakit Anak

Berita Terbaru