Pemerintah Kabupaten Sumedang kembali menerima kunjungan penjajakan investasi, kali ini dari Bandung Inti Graha (BIG) Group. Perusahaan tersebut datang untuk memetakan peluang pengembangan usaha di sejumlah sektor unggulan yang dinilai potensial di Sumedang.
Kunjungan dipimpin Chandra Tambayong selaku Board of Commissioner BIG Group dan disambut Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bersama Wakil Bupati M. Fajar Aldila serta jajaran Pemkab Sumedang di Pusat Pemerintahan Sumedang pada Selasa (24/2/2026).
Dalam pertemuan itu, Bupati Dony menjelaskan berbagai keunggulan strategis yang dimiliki Sumedang. Ia menyoroti dukungan infrastruktur yang terus berkembang, aksesibilitas yang makin terbuka, serta posisi geografis Sumedang yang dinilai kompetitif di Jawa Barat.
Menurut Dony, kombinasi faktor tersebut membuat Sumedang menarik untuk pengembangan hotel, properti, pusat perbelanjaan, dan kawasan komersial lainnya. Ia juga menilai pengalaman BIG Group di bidang hotel, mal, dan properti di berbagai daerah cukup relevan untuk disinergikan dengan kebutuhan pengembangan Sumedang.
Dony menegaskan bahwa Pemkab Sumedang sangat terbuka terhadap masuknya investasi baru. Baginya, investasi memiliki dampak langsung terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, Pemkab menyatakan komitmen untuk menghadirkan kemudahan perizinan, kepastian regulasi, dan dukungan administratif agar investasi bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Pemerintah daerah juga ingin memastikan investor memperoleh kepastian dan kenyamanan selama proses pengembangan usaha.
Selain menawarkan peluang yang sudah ada, Dony mengungkapkan bahwa Pemkab terus aktif menggaet investor agar Sumedang menjadi tujuan pengembangan usaha yang lebih luas. Upaya ini sejalan dengan visi daerah yang ingin tampil sebagai kawasan progresif dan ramah investasi.
Dari pihak BIG Group, Chandra Tambayong menyampaikan apresiasi atas kesiapan Pemkab Sumedang dalam membangun ekosistem investasi yang kondusif. Ia menilai Sumedang memiliki prospek yang baik dan menjanjikan untuk pengembangan bisnis pada masa mendatang.
Chandra bahkan menyebut BIG Group berencana lebih intens mengarahkan pengembangan usaha ke Sumedang. Pernyataan ini memberi sinyal bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari pertimbangan serius untuk ekspansi bisnis di wilayah tersebut.
Ia juga menyinggung pengalaman BIG Group ketika membangun Jatinangor Town Square (JATOS) di Kecamatan Jatinangor. Menurutnya, sejak tahap pembangunan hingga operasional, kerja sama dengan Pemkab Sumedang berjalan baik tanpa hambatan berarti.
Pengalaman positif itu menjadi alasan tambahan mengapa BIG Group merasa nyaman berinvestasi di Sumedang. Bagi perusahaan, rekam jejak hubungan yang baik dengan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memutuskan ekspansi atau pengembangan proyek baru.
Pertemuan ini memperlihatkan strategi Sumedang yang konsisten dalam menarik investor dari berbagai sektor. Dengan mempertemukan potensi daerah dan pengalaman investor, Pemkab berharap lahir proyek-proyek baru yang mampu memperkuat ekonomi lokal secara berkelanjutan.






