Tim bola basket putra SMAIT Nurul Fikri keluar sebagai juara Liga Basket Pelajar Kota Depok 2026 setelah menundukkan SMA Negeri 8 Depok pada laga final yang berlangsung di GOR Kota Depok. Pertandingan puncak yang memperebutkan Piala Wali Kota Depok 2026 itu berjalan dramatis hingga detik-detik terakhir dan ditutup dengan skor ketat 28-26.
Final tersebut menjadi klimaks dari rangkaian turnamen basket antar pelajar tingkat Kota Depok yang melibatkan peserta dari jenjang SD hingga SMA. Sejak awal pertandingan, kedua tim bermain disiplin dan berhati-hati, membuat poin tidak mudah didapat. Intensitas pertahanan tinggi membuat transisi cepat sering berujung pada duel fisik dan perebutan bola di area kunci, sehingga selisih angka tetap rapat.
SMA Negeri 8 Depok memberikan perlawanan sengit dan beberapa kali mampu menahan laju lawan. Namun SMAIT Nurul Fikri dinilai tampil lebih stabil dalam menjaga ritme, terutama ketika situasi pertandingan mengarah pada tekanan mental. Dalam laga seperti ini, satu kesalahan kecil bisa berbuah mahal. Setiap possession menjadi penting, dan keputusan untuk mengeksekusi tembakan, mengatur tempo, maupun menahan bola tampak sangat menentukan.
Ketika pertandingan memasuki fase akhir, tensi semakin meningkat karena jarak skor nyaris tidak ada. Kejar-kejaran angka membuat kedua tim memaksimalkan peluang dari rebound, second chance points, dan bola-bola lepas. Situasi seperti ini biasanya menguji konsistensi eksekusi, fokus dalam pertahanan satu lawan satu, serta kemampuan mengelola emosi di bawah sorakan penonton. SMAIT Nurul Fikri berhasil menjaga ketenangan hingga memastikan keunggulan tipis bertahan sampai peluit akhir.
Piala dan hadiah juara pertama diserahkan langsung oleh Wali Kota Depok, Supian Suri. Penyerahan trofi tersebut sekaligus menandai berakhirnya turnamen Liga Basket Pelajar Kota Depok 2026. Momen ini menjadi penutup yang kuat, karena final ketat dengan selisih dua poin memberi kesan bahwa kompetisi berlangsung kompetitif dan kualitas permainan para pelajar terus meningkat.
Bagi SMAIT Nurul Fikri, kemenangan ini tidak hanya berarti gelar juara, tetapi juga menjadi pencapaian yang mengangkat reputasi sekolah dalam pembinaan olahraga. Sementara bagi SMA Negeri 8 Depok, hasil akhir tetap menunjukkan kemampuan bersaing di level kota, apalagi mereka mampu menekan hingga skor akhir yang sangat tipis. Turnamen ini diharapkan tetap menjadi ruang pembinaan atlet muda sekaligus wadah sportivitas antarpelajar di Depok.






