Pemkab Batang Intensifkan Normalisasi Saluran Kota, 88 Petugas Turun Setiap Hari

Avatar photo

- Penulis Berita

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPUPR Batang Endro Suryono (kiri), meninjau petugas normalisasi saluran di Jalan Ahmad Yani Batang, Kabupaten Batang.

Kepala DPUPR Batang Endro Suryono (kiri), meninjau petugas normalisasi saluran di Jalan Ahmad Yani Batang, Kabupaten Batang.

Pemerintah Kabupaten Batang mulai melakukan langkah intensif untuk mengurangi risiko banjir di kawasan pusat kota dengan melaksanakan normalisasi saluran sekunder di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Selasa (9/12/2025). Pengerjaan ini ditargetkan berlangsung selama tiga hari dan mencakup jalur dari Jl Ahmad Yani hingga Jl Yos Sudarso dan RE Martadinata, dengan total panjang sekitar 2,5 kilometer.

Kepala DPUPR Batang, Endro Suryono, menjelaskan bahwa pembersihan dilakukan secara bertahap, meliputi pengangkatan sampah dan pengurangan sedimen yang menumpuk. Target sedimentasi yang diangkat mencapai kedalaman 20 sentimeter. Evaluasi lapangan juga dilakukan setiap hari untuk memantau progres dan mengatasi hambatan.

Ia menambahkan bahwa salah satu fokus pengerjaan adalah titik-titik yang selama ini mengalami sedimentasi tebal, terutama di bawah jembatan. Kendala semakin besar karena seluruh jembatan di jalur tersebut dinyatakan tidak memiliki izin oleh Pusdataru, sehingga perlu penanganan administratif lanjutan. Pusdataru bahkan telah bersiap mengeluarkan Surat Peringatan Ketiga untuk bangunan jembatan tertentu, khususnya di wilayah Yos Sudarso.

Normalisasi ini melibatkan kolaborasi besar lintas instansi. Setidaknya 88 petugas diterjunkan setiap hari, terdiri dari personel DPUPR, DPRKPP, Perkim, BPBD, Pusdataru Provinsi, lima UPTD, dan Dinas Lingkungan Hidup. Meskipun alat berat telah disiapkan, kondisi saluran yang sempit membuat penggunaannya perlu pertimbangan khusus.

Baca Juga :  Bupati Batang Tinjau Program Sambungan Listrik Gratis untuk Warga Tidak Mampu

Endro juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi banjir yang dikoordinasikan bersama pemerintah provinsi. Salah satu langkah penting adalah pengaturan pintu air di Kramat yang dikelola Balai Pemali Comal, dengan rencana penutupan saat hujan deras untuk mencegah limpahan air dari saluran lain.

Sebelum pelaksanaan, koordinasi telah dilakukan melalui rapat bersama Pusdataru dan Balai Pemali Comal pada pagi hari, serta dengan seluruh OPD terkait pada siang harinya. Seluruh upaya ini diharapkan mampu memperbaiki kondisi saluran kota sekaligus meminimalkan potensi banjir saat puncak musim penghujan.

Endro menutup dengan imbauan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan ke saluran. Menurutnya, tumpukan sampah masih menjadi salah satu faktor utama yang memperparah terjadinya banjir di wilayah perkotaan.

Berita Terkait

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza
Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya
Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI
Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor
Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad
Prabowo Menangis Saat Apresiasi BAZNAS Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina
Panglima TNI Pimpin Prosesi Penyerahan Jenazah dan Pemakaman Try Sutrisno
BAZNAS Salurkan 2.400 Pakaian Baru untuk Pengungsi Gaza Saat Ramadan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:44 WIB

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza

Senin, 16 Maret 2026 - 11:14 WIB

Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:22 WIB

Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:15 WIB

Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:18 WIB

Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad

Berita Terbaru