Bareskrim Periksa 27 Gelondongan Kayu Hanyut di Garoga untuk Telusuri Dugaan Aktivitas Ilegal

Avatar photo

- Penulis Berita

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bareskrim Periksa 27 Gelondongan Kayu Hanyut di Garoga untuk Telusuri Dugaan Aktivitas Ilegal

Bareskrim Periksa 27 Gelondongan Kayu Hanyut di Garoga untuk Telusuri Dugaan Aktivitas Ilegal

Tim Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menyita 27 gelondongan kayu yang terbawa arus banjir bandang di kawasan Garoga, Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Seluruh kayu yang ditemukan di aliran sungai tersebut kini menjadi sampel penyelidikan untuk menelusuri asal-usul dan kemungkinan keterlibatan aktivitas manusia.

Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni, mengatakan pihaknya telah mendirikan posko pemantauan di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Garoga, serta meninjau dua jembatan yang terdampak banjir bandang.

“Di sekitar TKP ini, 27 sampel kayu sudah diamankan dan police line juga telah dipasang,” ujar Irhamni, Selasa (9/12/2025).

Untuk memastikan spesifikasi kayu yang hanyut, penyidik turut menggandeng tenaga ahli. Berdasarkan pemeriksaan awal, sebagian besar kayu yang ditemukan adalah jenis karet, ketapang, durian, dan beberapa jenis lainnya.

“Barang bukti kayu telah dipisahkan, dikategorikan, dan ditentukan spesifikasinya oleh ahli,” jelasnya.

Hasil identifikasi awal menunjukkan tanda-tanda bahwa sebagian kayu tidak semata-mata berasal dari proses alamiah.

Beberapa kayu memperlihatkan ciri bekas pemotongan menggunakan alat, ada yang tercabut bersama akarnya diduga akibat alat berat hingga kayu yang menunjukkan jejak pemindahan menggunakan loader.

Baca Juga :  Pasca Banjir Langkat, TNI dan Masyarakat Bergerak Cepat Cegah Ancaman Banjir Susulan

Meski demikian, Irhamni menegaskan bahwa penyidik masih membutuhkan pendataan tambahan terhadap tumpukan kayu yang ditemukan hingga ke wilayah pesisir. Analisis lanjutan terus dilakukan untuk memastikan apakah seluruh material tersebut murni akibat bencana alam atau ada indikasi aktivitas ilegal yang memicu besarnya material hanyut.

Berita Terkait

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza
Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya
Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI
Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor
Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad
Prabowo Menangis Saat Apresiasi BAZNAS Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina
Panglima TNI Pimpin Prosesi Penyerahan Jenazah dan Pemakaman Try Sutrisno
BAZNAS Salurkan 2.400 Pakaian Baru untuk Pengungsi Gaza Saat Ramadan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:44 WIB

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza

Senin, 16 Maret 2026 - 11:14 WIB

Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:22 WIB

Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:15 WIB

Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:18 WIB

Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad

Berita Terbaru