RAGAMNETWORK.COM – Kehadiran fasilitas olahraga baru di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, tidak hanya dipandang sebagai sarana rekreasi semata, melainkan menjadi angin segar bagi perekonomian warga sekitar. Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat secara resmi meresmikan Padre Padel pada Sabtu (22/11) pagi, dengan harapan besar terhadap dampak ganda yang ditimbulkannya.
Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, menegaskan dukungan penuhnya terhadap inisiatif ini karena potensi penyerapan tenaga kerja yang nyata.
“Kenapa saya support. Karena saya yakin olahraga ini merupakan kegiatan positif, ketimbang hanya kumpul-kumpul yang tidak jelas. Utamanya, kehadiran padel bisa menyerap tenaga kerja, paling gak orang di sekitar sini yang bekerja di tempat ini,” ujar Uus Kuswanto di sela-sela acara peresmian.
Selain membuka lapangan pekerjaan bagi warga lokal, Uus melihat adanya peluang besar bagi pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lingkungan tersebut.
“Itu baru tenaga kerja, belum lagi pelaku usaha kuliner, jangan jauh-jauh juga, karena pelaku UMKM di sekitar sini diberdayakan,” tuturnya.
Ia berharap fasilitas ini dapat dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat. “Mudah-mudahan warga yang melihat bukan hanya untuk kalangan menengah-atas, tapi juga menengah-bawah juga turut merasakan olahraga ini,” tambahnya.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, serta jajaran legislatif seperti Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani dan anggota DPRD Wahyu Dewanto. Afriansyah Noor memberikan apresiasi senada, menekankan pentingnya tren olahraga yang dibarengi dengan manfaat ekonomi riil.
“Diharapkan kehadiran sarana olahraga yang lagi tren membawa manfaat buat warga, utamanya penyerapan tenaga kerja dengan melibatkan warga sekitarnya,” ucap Wamenaker.
Ia juga meminta sinergi aparat kewilayahan. “Di sini ada pak Uus (Walikota jakbar), lurah, pengurus RT dan RW, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, agar memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan kondusif,” pungkasnya. Peresmian ditandai dengan prosesi pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota.






