TNI AD Bangun Jembatan Gantung Bonjol, Progres Capai 41 Persen

Avatar photo

- Penulis Berita

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI AD Bangun Jembatan Gantung Bonjol, Progres Capai 41 Persen

TNI AD Bangun Jembatan Gantung Bonjol, Progres Capai 41 Persen

Pemulihan akses warga pascabencana di Kabupaten Pasaman terus dikebut melalui pembangunan jembatan gantung di Jorong Kampung Alai, Nagari Ganggo Mudik, Kecamatan Bonjol. TNI Angkatan Darat bergerak cepat agar jalur vital yang sempat terganggu bisa segera difungsikan kembali.

Proyek ini dilaksanakan oleh TNI AD melalui Kodam XX/TIB, dengan kerja lapangan melibatkan personel Zidam XX/TIB, Kodim 0308/Pasaman, serta Yonif 844/KB. Yang menarik, pembangunan tidak berjalan sendiri: warga setempat ikut turun tangan lewat gotong royong.

Menurut informasi di lapangan, progres pembangunan telah mencapai 41 persen. Tahap yang dikerjakan saat ini berfokus pada penyelesaian struktur utama, pemasangan rangka, serta penguatan pondasi sebagai fondasi keamanan dan ketahanan konstruksi.

Dalam proyek jembatan gantung, pondasi menjadi titik krusial karena menentukan kestabilan saat jembatan dipakai dalam jangka panjang. Karena itu, penguatan pondasi dan penyesuaian rangka dilakukan agar konstruksi mampu menghadapi beban, cuaca, dan aktivitas warga yang dinamis.

Jembatan ini dirancang untuk mengembalikan konektivitas antarwilayah. Ketika akses terputus akibat bencana, dampaknya tidak hanya pada mobilitas harian, tetapi juga pada ekonomi, pendidikan, dan layanan sosial. Warga bisa kesulitan membawa hasil kebun, siswa terganggu berangkat sekolah, dan layanan kesehatan menjadi lebih lambat dijangkau.

Baca Juga :  Tengah Malam di Bakauheni, Egi Menyapa Pemotor yang Tetap Mudik

Dengan jembatan gantung, jalur lintas yang sebelumnya terhambat diharapkan kembali terbuka. Ini berarti perjalanan warga lebih singkat, aktivitas ekonomi lebih lancar, dan alur distribusi kebutuhan pokok tidak lagi tersendat seperti saat kondisi darurat.

Gotong royong menjadi elemen penting karena mempercepat pekerjaan sekaligus memperkuat rasa memiliki. Saat warga ikut terlibat, mereka bukan hanya “menerima” infrastruktur, tetapi menjadi bagian dari proses pemulihan wilayahnya sendiri.

Langkah cepat TNI AD ini juga menegaskan komitmen kehadiran di tengah kesulitan rakyat, khususnya dalam rehabilitasi infrastruktur pascabencana. Proyek semacam ini biasanya menjadi jembatan—secara harfiah dan makna—agar masyarakat bisa bangkit lebih cepat.

Selain membangun fisik jembatan, koordinasi dengan pihak setempat menjadi kunci agar proses berjalan aman. Pengaturan material, keselamatan kerja, hingga pemantauan kualitas konstruksi harus dijaga, karena jembatan akan menjadi jalur harian yang dipakai banyak orang.

Jika progres terus stabil, jembatan gantung di Bonjol diharapkan segera berfungsi dan membantu warga kembali menjalani kehidupan lebih normal. Infrastruktur yang pulih sering menjadi tanda awal bahwa pemulihan sosial-ekonomi juga mulai bergerak maju.

Baca Juga :  Program ZChicken BAZNAS Bantu Mustahik Dumai Tingkatkan Omzet Usaha Harian

Berita Terkait

Alumni LPDP Turun Mengajar di SD Sumedang untuk Percepat Transformasi Pendidikan Digital
Sumedang Arahkan Pembangunan 2027 ke Pertumbuhan Produktivitas Ekonomi yang Lebih Berkualitas
Babinsa Magetan Kawal Penyaluran Bantuan Pangan agar Tepat Sasaran dan Tetap Aman
Forkopimca Plaosan Gelar Apel dan Halal Bihalal untuk Perkuat Silaturahmi Pasca-Lebaran
Posyandu Balita di Magetan Didorong Jadi Benteng Awal Cegah Stunting dan Penyakit Anak
Saka Wira Kartika Barat Gelar Halal Bihalal untuk Perkuat Karakter dan Kebersamaan
Cimahi Terapkan WFH Jumat untuk ASN dengan Layanan Publik Tetap Berjalan
Cimahi Perkuat Bank Sampah dan TPS 3R untuk Kurangi Beban Sarimukti

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Alumni LPDP Turun Mengajar di SD Sumedang untuk Percepat Transformasi Pendidikan Digital

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Sumedang Arahkan Pembangunan 2027 ke Pertumbuhan Produktivitas Ekonomi yang Lebih Berkualitas

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Babinsa Magetan Kawal Penyaluran Bantuan Pangan agar Tepat Sasaran dan Tetap Aman

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Forkopimca Plaosan Gelar Apel dan Halal Bihalal untuk Perkuat Silaturahmi Pasca-Lebaran

Rabu, 8 April 2026 - 12:49 WIB

Posyandu Balita di Magetan Didorong Jadi Benteng Awal Cegah Stunting dan Penyakit Anak

Berita Terbaru