Prajurit TNI dari Posramil Darul Hasanah, Kodim 0108/Aceh Tenggara, menunjukkan aksi nyata kemanunggalan dengan rakyat melalui perbaikan jembatan gantung di Desa Buntul Kendawi, Kabupaten Aceh Tenggara. Jembatan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat terjangan banjir yang sempat memutus akses utama masyarakat setempat.
Kegiatan gotong royong yang berlangsung pada Selasa (23/12/2025) ini bertujuan untuk memulihkan kembali sarana transportasi vital yang menjadi urat nadi kehidupan warga.
Pentingnya Jembatan bagi Aktivitas Warga
Danposramil Darul Hasanah, Peltu Dedi Cahyadi, menekankan bahwa perbaikan ini bersifat mendesak karena jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung antar desa. Beberapa sektor yang terdampak akibat rusaknya jembatan ini meliputi:
-
Sektor Pendidikan: Akses utama bagi anak-anak untuk menuju sekolah.
-
Sektor Ekonomi: Jalur distribusi hasil pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga.
-
Sektor Sosial: Sarana interaksi dan mobilitas harian antar desa di Kecamatan Darul Hasanah.
Fokus Perbaikan dan Penguatan Konstruksi
Mengingat kondisi jembatan yang cukup memprihatinkan, perbaikan dilakukan secara menyeluruh dengan fokus pada dua bagian utama:
-
Penggantian Lantai Jembatan: Mengganti papan lintasan yang telah lapuk atau hilang terbawa arus banjir dengan papan kayu yang lebih baru dan kuat.
-
Pengecekan Tali Baja: Penguatan kabel atau tali baja penahan jembatan (sling) guna memastikan stabilitas dan keamanan konstruksi saat dilalui beban berat.
Aksi ini merupakan bagian dari komitmen Kodam Iskandar Muda melalui Korem 011/Lilawangsa untuk selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat. Selain memperbaiki infrastruktur fisik, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan emosional antara prajurit TNI dan rakyat di wilayah perbatasan dan pedalaman Aceh.
Dengan selesainya perbaikan ini, diharapkan roda ekonomi masyarakat Desa Buntul Kendawi dapat kembali normal dan risiko kecelakaan bagi pengguna jembatan dapat diminimalisir.






