Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat peran zakat dalam sektor kesehatan dengan memulai pembangunan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Pembangunan fasilitas kesehatan ini ditandai dengan peletakan batu pertama sebagai langkah memperluas layanan medis gratis bagi masyarakat kurang mampu.
RSB Bulukumba dibangun melalui kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Bulukumba, serta Pemerintah Kabupaten Bulukumba yang menghibahkan lahan untuk pendirian fasilitas tersebut. Sinergi lintas lembaga ini diharapkan mampu memperkuat sistem pelayanan kesehatan dasar di daerah.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, KH. Achmad Sudrajat, Lc., MA., CFRM., menyampaikan bahwa kehadiran RSB Bulukumba merupakan bentuk nyata pemanfaatan dana zakat untuk meningkatkan derajat kesehatan mustahik dan masyarakat berpenghasilan rendah.
“Rumah Sehat BAZNAS Bulukumba dibangun agar masyarakat kurang mampu tetap memperoleh layanan kesehatan yang layak, berkualitas, dan gratis. Ini adalah ikhtiar zakat dalam menjamin hak dasar kesehatan umat,” ujar KH. Achmad Sudrajat saat acara peletakan batu pertama, Minggu (15/12/2025).
RSB Bulukumba berdiri di atas lahan seluas 10.483 meter persegi dan dirancang memberikan layanan setara Klinik Pratama. Fasilitas yang disiapkan meliputi poli umum, instalasi gawat darurat (IGD), poli kesehatan ibu dan anak, poli gigi, laboratorium, farmasi, serta layanan antar-jemput pasien.
Menurut KH. Achmad Sudrajat, RSB Bulukumba menjadi Rumah Sehat BAZNAS kedua di Provinsi Sulawesi Selatan setelah RSB Makassar. Penambahan ini diharapkan memperluas jangkauan layanan kesehatan berbasis zakat di wilayah Sulawesi Selatan.
Secara nasional, pembangunan RSB Bulukumba menambah jumlah Rumah Sehat BAZNAS yang telah beroperasi maupun dalam tahap pembangunan. Hingga kini, tercatat 38 RSB telah berdiri di berbagai daerah, termasuk dua layanan kesehatan bergerak berupa kapal yang melayani masyarakat kepulauan Talaud dan Sangihe di Sulawesi Utara.
“Sepanjang tahun 2024, Rumah Sehat BAZNAS telah melayani lebih dari 655 ribu penerima manfaat. Layanan tersebut mencakup pengobatan, pemberian vitamin, pemenuhan gizi, hingga edukasi dan penyuluhan kesehatan,” jelasnya.
RSB Bulukumba nantinya akan dikelola secara profesional dengan melibatkan tenaga medis yang kompeten. Selain itu, pengelolaannya juga memprioritaskan tenaga kerja lokal sebagai bentuk kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja di daerah.
“Pengelolaan RSB Bulukumba dilakukan secara amanah dan profesional, dengan melibatkan putra daerah agar manfaatnya dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat Bulukumba,” tambahnya.
Bupati Bulukumba, H. Andi Muchtar Ali Yusuf, menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS RI dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan. Ia menilai keberadaan RSB Bulukumba akan membantu masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan medis.
“Kami menyambut baik pembangunan Rumah Sehat BAZNAS ini. Kehadirannya akan menjadi solusi layanan kesehatan bagi warga Bulukumba yang membutuhkan,” ujarnya.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bulukumba, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, jajaran OPD Kabupaten Bulukumba, Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan, pimpinan BAZNAS Kabupaten Bulukumba, Kepala Kantor Kemenag Bulukumba, serta Ketua MUI Kabupaten Bulukumba.






