Upaya pencegahan banjir susulan dilakukan secara sigap di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Personel Koramil 07/Stabat, Kodim 0203/Langkat, bersama warga Desa Stabat Lama, Kecamatan Wampu, melakukan perbaikan tanggul yang kembali jebol akibat hujan deras, Minggu (14/12/2025).
Langkah ini menjadi respons cepat setelah wilayah tersebut sebelumnya terdampak banjir. Perbaikan tanggul difokuskan untuk memperkuat struktur penahan air guna mengurangi risiko luapan sungai yang dapat mengancam permukiman warga.
Dipimpin oleh Babinsa setempat, personel TNI bahu-membahu dengan masyarakat melakukan penebalan tanggul menggunakan tanah dan pasir yang tersedia di sekitar lokasi. Proses perbaikan dilakukan secara manual dan gotong royong, mencerminkan sinergi antara aparat kewilayahan dan warga setempat.
Keterlibatan aktif masyarakat Desa Stabat Lama terlihat sejak awal kegiatan hingga proses perbaikan berjalan. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan pascabanjir sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
Dengan diperkuatnya tanggul tersebut, risiko luapan air ke kawasan permukiman dapat ditekan. Selain membantu perbaikan infrastruktur darurat, personel TNI juga terus melakukan pemantauan kondisi wilayah guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menjelaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan seperti ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI. Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, sekaligus menumbuhkan kepedulian bersama terhadap keselamatan lingkungan.
“Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana serta menjaga keamanan dan keselamatan wilayah binaan,” ujarnya.






