Sebagai wujud nyata kemanunggalan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan rakyat, Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) menggelar aksi kemanusiaan bertajuk “KORPRI Peduli Bencana”. Kegiatan ini menyasar warga yang terdampak banjir di Perumahan Griya Praja Mukti RSS, Kelurahan Langenharjo, dan Kelurahan Kalibuntu pada Jumat (23/1/2026).
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, hadir langsung meninjau lokasi dan mengapresiasi kolaborasi solid antara KORPRI, Bank Jateng, RSUD, serta perangkat kecamatan dan kelurahan dalam meringankan beban masyarakat.
Layanan Terpadu dalam Satu Atap
Berbeda dengan bakti sosial biasa, kegiatan ini mengintegrasikan berbagai layanan publik esensial untuk memulihkan kondisi warga pasca-banjir:
-
Pemeriksaan Kesehatan Gratis: Tim medis RSUD disiagakan untuk melayani keluhan kesehatan warga. Hingga saat ini, diagnosa didominasi oleh Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Bupati mengimbau orang tua untuk waspada terhadap risiko penyakit kulit dan gangguan pernapasan pada anak-anak.
-
Pelayanan Administrasi Kependudukan: Dinas Dukcapil membuka layanan jemput bola bagi warga yang dokumen kependudukannya (seperti KTP atau KK) rusak atau hilang akibat terendam banjir.
-
Penyaluran Bantuan Logistik: Sebanyak 1.000 paket bantuan berupa sayuran dan lauk pauk mentah didistribusikan agar warga dapat langsung memasak dan mengonsumsi makanan bergizi di rumah masing-masing.
Peringatan Cuaca Ekstrem dan Penanganan Jangka Panjang
Dalam sambutannya, Bupati Dyah Kartika mengingatkan bahwa menurut data BMKG, wilayah Kendal masih berada pada puncak musim hujan dengan potensi curah hujan sedang hingga lebat. “Masyarakat diimbau untuk tetap waspada menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu,” tegasnya.
Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, Agus Dwi Lestari, menambahkan bahwa penanganan banjir tidak hanya berhenti pada aksi darurat. Pemkab Kendal tengah berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk perbaikan infrastruktur sungai, mengingat sebagian besar kewenangan pengelolaan sungai berada di tingkat provinsi.
Aksi KORPRI Peduli ini diharapkan dapat menjadi stimulan semangat bagi warga untuk bangkit, sekaligus membuktikan bahwa ASN Kendal selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat.






