Uji Ketahanan Ungkap Kelemahan Galaxy Z TriFold, Engsel dan Layar Jadi Sorotan

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Galaxy Z TriFold rusak saat membungkuk sedikit. Foto oleh JerryRigEverything

Galaxy Z TriFold rusak saat membungkuk sedikit. Foto oleh JerryRigEverything

Smartphone lipat tiga Samsung, Galaxy Z TriFold, menuai perhatian setelah hasil uji ketahanan menunjukkan performa yang dinilai masih di bawah ekspektasi. Berbeda dengan Galaxy Z Fold7 yang lebih kokoh, perangkat lipat tiga ini justru terlihat lebih rentan akibat struktur mekanisnya yang jauh lebih kompleks.

Pengujian dilakukan oleh kanal YouTube JerryRigEverything, yang dikenal rutin menguji ketahanan perangkat elektronik konsumen. Dalam pengujian tersebut, Galaxy Z TriFold menunjukkan daya tahan yang relatif rendah terhadap debu, tekanan, dan pembengkokan.

Saat butiran pasir dan debu halus ditaburkan ke permukaan layar, perangkat memperlihatkan resistensi yang buruk. Suara gesekan terdengar jelas setiap kali layar dibuka dan dilipat. Sistem engsel yang kompleks yang biasanya menjadi keunggulan Samsung justru berubah menjadi titik lemah karena mudah menampung debu dan memengaruhi kenyamanan penggunaan.

Uji pembengkokan menjadi titik krusial. Dengan tekanan berlawanan yang masih tergolong moderat, Galaxy Z TriFold mengalami kerusakan serius. Layar langsung menghitam, sementara bagian bawah engsel rusak. Meski perangkat masih bisa terhubung untuk pemulihan data, biaya perbaikan layar dan engsel diperkirakan sangat tinggi.

Baca Juga :  Biaya Komponen Mendorong Harga, Samsung Galaxy S26 Diperkirakan Naik

Sebagai perbandingan, Galaxy Z Fold7 mampu melewati uji pembengkokan serupa dengan kerusakan yang jauh lebih minimal. JerryRigEverything bahkan menyebut Galaxy Z TriFold sebagai perangkat Galaxy pertama yang gagal begitu cepat sebelum uji tikungan benar-benar ekstrem.

Sebelumnya, Samsung mengklaim Galaxy Z TriFold mampu bertahan hingga 150.000–200.000 kali lipatan dalam kondisi standar. Namun, klaim tersebut hanya berlaku jika perangkat dilipat sesuai arah yang direkomendasikan. Samsung tidak memberikan jaminan terhadap tekanan dari arah berlawanan atau benturan langsung pada engsel.

Pengujian lain dilakukan oleh kanal OMG_electronics, yang melipat Galaxy Z TriFold secara terus-menerus. Setelah sekitar 61.000 kali lipatan, engsel pertama mulai mengeluarkan suara tidak normal. Pada 121.000 lipatan, engsel lainnya mengalami hal serupa. Mendekati 144.000 lipatan, perangkat hampir tidak bisa terbuka sempurna tanpa tekanan tambahan. Meski demikian, pengujian ekstrem selama delapan hari berturut-turut dinilai dapat mempercepat keausan dibandingkan pemakaian normal.

Sorotan lain tertuju pada sistem baterai. Walaupun baterai tidak mengalami kebocoran atau ledakan selama pengujian, desainnya yang sangat tipis serta penggunaan tab tarik khusus untuk proses perbaikan menimbulkan kekhawatiran. Risiko deformasi baterai dinilai lebih tinggi, yang berpotensi memicu masalah keselamatan jika perangkat mengalami tekanan berlebih.

Baca Juga :  Samsung DeX 2026, Bisakah Smartphone Benar-Benar Menggantikan PC untuk Produktivitas?

Berita Terkait

Amazon Leo Gandeng Delta untuk Wi-Fi Pesawat dan Tantang Dominasi Starlink
Starlink Percepat Layanan Satelit Asia-Pasifik lewat D2D dan Kemitraan Operator Besar
Krisis RAM Disebut Jadi Kesempatan Apple Perluas Pengaruh di Pasar PC
Apple Rayakan 50 Tahun, Dari Garasi California ke Raksasa Teknologi Dunia
Alexa+ Resmi Hadir di Inggris, Amazon Bawa Fitur Lokal dan Harga Baru
OpenAI Pertimbangkan Sora Masuk ke ChatGPT untuk Bikin Video Langsung
Netflix Akuisisi InterPositive, Startup AI Ben Affleck untuk Pasca Produksi
Harga RAM Samsung untuk Apple Naik Tajam, iPhone dan Mac Terancam Lebih Mahal
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 09:41 WIB

Amazon Leo Gandeng Delta untuk Wi-Fi Pesawat dan Tantang Dominasi Starlink

Jumat, 3 April 2026 - 11:05 WIB

Starlink Percepat Layanan Satelit Asia-Pasifik lewat D2D dan Kemitraan Operator Besar

Rabu, 1 April 2026 - 09:24 WIB

Krisis RAM Disebut Jadi Kesempatan Apple Perluas Pengaruh di Pasar PC

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:07 WIB

Apple Rayakan 50 Tahun, Dari Garasi California ke Raksasa Teknologi Dunia

Jumat, 20 Maret 2026 - 10:58 WIB

Alexa+ Resmi Hadir di Inggris, Amazon Bawa Fitur Lokal dan Harga Baru

Berita Terbaru