Ditekan Pengguna, Google Maps Kembalikan Fitur Peta Lereng Ski yang Sempat Dihapus

Avatar photo

- Penulis Berita

Senin, 22 Desember 2025 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Google Maps

Google Maps

Google Maps akhirnya mengambil langkah mundur setelah menuai protes luas dari pengguna. Layanan peta digital milik Google tersebut resmi mengembalikan fitur informasi lereng dan lift ski yang sempat dihapus pada akhir 2024, menyusul reaksi keras komunitas pecinta olahraga musim dingin.

Keputusan ini datang di momen yang dinilai tepat, seiring musim dingin yang sedang berlangsung dan meningkatnya aktivitas wisata ke kawasan pegunungan. Bagi para pemain ski dan snowboarder, fitur tersebut selama ini dianggap krusial untuk merencanakan perjalanan dan aktivitas di resor salju.

Penghapusan fitur peta ski sebelumnya memicu kekecewaan besar, terutama di wilayah pegunungan yang bergantung pada pariwisata musim dingin. Banyak pengguna menilai Google Maps telah menghilangkan alat penting yang memudahkan navigasi dan perencanaan lintasan ski.

Gelombang penolakan tersebut bahkan melahirkan petisi daring di Change.org yang diinisiasi oleh Donát Sugataghy. Dalam waktu singkat, hampir 3.000 tanda tangan terkumpul. Petisi itu menekankan bahwa keberadaan lift dan jalur ski bukan sekadar informasi tambahan, melainkan bagian dari infrastruktur vital yang menopang ekonomi lokal.

Baca Juga :  OpenAI Mulai Uji Coba Iklan di ChatGPT, Strategi Baru Mengejar Target Pendapatan

Menanggapi tekanan tersebut, Google mengonfirmasi pengembalian fitur lereng dan lift ski di Google Maps. Selain menghadirkan kembali data yang sebelumnya dihapus, Google juga menambahkan citra satelit yang lebih detail serta informasi langsung dari sejumlah pengelola resor, seperti titik awal dan akhir lift maupun jalur ski.

Peningkatan ini diharapkan membantu pengguna mengatur rute, memperkirakan waktu tempuh, dan merencanakan aktivitas dengan lebih akurat saat berada di area bersalju.

Meski disambut positif, pengembalian fitur ini belum sepenuhnya merata. Beberapa resor besar seperti Whistler, Park City, dan Palisades Tahoe sudah tercakup dalam pembaruan terbaru. Namun, masih ada sejumlah kawasan yang belum muncul, termasuk beberapa resor di British Columbia dan Oregon.

Google menyebut bahwa reintegrasi dilakukan secara bertahap, tergantung pada ketersediaan dan keakuratan data dari masing-masing pengelola resor.

Terkait keputusan awal menghapus fitur tersebut, Google menjelaskan bahwa tingkat penggunaan dinilai rendah. Banyak pengguna disebut lebih memilih peta resmi yang disediakan langsung oleh pengelola resor karena dianggap lebih detail dan spesifik.

Baca Juga :  Netflix Akuisisi InterPositive, Startup AI Ben Affleck untuk Pasca Produksi

Namun, tekanan komunitas membuktikan bahwa fitur ini tetap memiliki nilai penting bagi sebagian pengguna, terutama mereka yang mengandalkan satu aplikasi untuk navigasi dan perencanaan perjalanan.

Bagi wisatawan musim dingin, Google tetap menyarankan untuk memadukan Google Maps dengan peta resmi resor demi mendapatkan informasi paling lengkap selama berada di pegunungan.

Berita Terkait

Amazon Leo Gandeng Delta untuk Wi-Fi Pesawat dan Tantang Dominasi Starlink
Starlink Percepat Layanan Satelit Asia-Pasifik lewat D2D dan Kemitraan Operator Besar
Krisis RAM Disebut Jadi Kesempatan Apple Perluas Pengaruh di Pasar PC
Apple Rayakan 50 Tahun, Dari Garasi California ke Raksasa Teknologi Dunia
Alexa+ Resmi Hadir di Inggris, Amazon Bawa Fitur Lokal dan Harga Baru
OpenAI Pertimbangkan Sora Masuk ke ChatGPT untuk Bikin Video Langsung
Netflix Akuisisi InterPositive, Startup AI Ben Affleck untuk Pasca Produksi
Harga RAM Samsung untuk Apple Naik Tajam, iPhone dan Mac Terancam Lebih Mahal
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 09:41 WIB

Amazon Leo Gandeng Delta untuk Wi-Fi Pesawat dan Tantang Dominasi Starlink

Jumat, 3 April 2026 - 11:05 WIB

Starlink Percepat Layanan Satelit Asia-Pasifik lewat D2D dan Kemitraan Operator Besar

Rabu, 1 April 2026 - 09:24 WIB

Krisis RAM Disebut Jadi Kesempatan Apple Perluas Pengaruh di Pasar PC

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:07 WIB

Apple Rayakan 50 Tahun, Dari Garasi California ke Raksasa Teknologi Dunia

Jumat, 20 Maret 2026 - 10:58 WIB

Alexa+ Resmi Hadir di Inggris, Amazon Bawa Fitur Lokal dan Harga Baru

Berita Terbaru