OpenAI resmi meluncurkan GPT Image 1.5, pembaruan terbaru untuk fitur pembuatan gambar di ChatGPT yang membawa peningkatan signifikan pada kecepatan, akurasi pengeditan, serta konsistensi visual. Model baru ini diklaim mampu menghasilkan gambar hingga empat kali lebih cepat dibandingkan versi sebelumnya.
Mulai pekan ini, GPT Image 1.5 telah tersedia untuk seluruh pengguna ChatGPT sekaligus dapat diakses melalui API, memungkinkan pengembang mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam aplikasi mereka. Salah satu keunggulan utama versi terbaru ini adalah kemampuan post-production editing yang lebih detail, termasuk menjaga keseragaman wajah, pencahayaan, komposisi, dan nuansa visual dalam setiap tahap pengeditan.
Peningkatan ini menjawab salah satu kelemahan umum teknologi AI generatif sebelumnya, yaitu ketidakmampuan mempertahankan konsistensi gambar saat pengguna meminta revisi. Pada model lama, perubahan kecil seperti ekspresi wajah atau suhu warna sering kali menyebabkan AI menafsirkan ulang seluruh gambar, sehingga hasil akhir menjadi tidak selaras dengan versi sebelumnya.
Dengan GPT Image 1.5, proses pengeditan menjadi lebih stabil dan terkontrol. Pengguna dapat melakukan penyesuaian spesifik tanpa kehilangan karakter utama atau tata visual yang sudah dibangun sejak awal.
Selain peningkatan pada sisi teknologi, OpenAI juga memperbarui antarmuka ChatGPT. Fitur pembuatan gambar kini tersedia sebagai menu terpisah di bilah alat, sehingga lebih mudah diakses. CEO Apps Business OpenAI, Fidji Simo, menyebut ChatGPT kini semakin berperan sebagai studio kreatif digital.
“Antarmuka visual dan sistem pengeditan baru memudahkan pengguna menciptakan gambar sesuai imajinasi mereka, baik melalui prompt maupun filter yang telah disediakan,” ujar Simo.
OpenAI juga berencana memperluas penggunaan visual dalam hasil pencarian ChatGPT, terutama untuk kebutuhan yang membutuhkan pemahaman visual seperti konversi satuan, analisis rasio olahraga, atau penjelasan berbasis ilustrasi. Menurut Simo, gambar dapat menyampaikan informasi secara lebih efektif dibandingkan teks semata dalam konteks tertentu.
Peluncuran GPT Image 1.5 menjadi langkah lanjutan OpenAI setelah memperkenalkan GPT-5.2, sekaligus mempertegas persaingan dengan Google yang sebelumnya merilis Gemini 3 dan generator gambar Nano Banana Pro. Persaingan di sektor AI generatif pun semakin ketat, dengan kecepatan, konsistensi, dan kemudahan penggunaan menjadi faktor pembeda utama.






