SBY Bahas Arah Geopolitik Dunia dalam Kuliah Umum Lemhannas

Avatar photo

- Penulis Berita

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada Senin, 23 Februari 2026

Presiden Keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada Senin, 23 Februari 2026

Suasana pembelajaran strategis terasa kuat di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI ketika Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hadir dalam sebuah forum tertutup pada Senin, 23 Februari 2026. Agenda tersebut difokuskan pada pembacaan situasi geopolitik global yang kian kompleks dan cepat berubah.

SBY datang bukan sekadar memenuhi undangan seremonial. Kehadirannya dimanfaatkan untuk memberi kerangka berpikir kepada peserta pendidikan reguler serta jajaran personel Lemhannas agar mampu memahami konteks besar di balik berbagai peristiwa internasional yang memengaruhi kepentingan Indonesia.

Di awal paparan, SBY menekankan bahwa dinamika global tidak lagi bergerak linear. Pergeseran pusat kekuatan, tarik-menarik kepentingan kawasan, dan kontestasi ekonomi-politik sering kali hadir bersamaan, sehingga menuntut ketelitian dalam membaca peluang dan ancaman.

Ia menyoroti pentingnya membangun kewaspadaan strategis, terutama ketika perubahan di tingkat global bisa berimbas pada rantai pasok, stabilitas kawasan, hingga keputusan investasi. Menurutnya, negara yang terlambat mengantisipasi perubahan akan menanggung biaya kebijakan yang lebih besar.

Gubernur Lemhannas RI, Ace Hassan Syadzily, saat membuka kegiatan itu menyampaikan keyakinannya bahwa SBY memiliki perspektif yang khas karena pengalaman memimpin Indonesia di tengah berbagai tantangan internasional. “Saat ini beliau pasti sangat memonitor dan mengikuti proses perkembangan geopolitik global… tentu banyak sekali pengetahuan yang akan diberikan kepada kita semua,” ujarnya di Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Panglima TNI Resmikan Masjid Jami’ An-Nur, Simbol Kemanunggalan dengan Arsitektur Unik "Kubah Baret Merah"

Dalam sesi diskusi, SBY mendorong peserta untuk tidak terpaku pada satu variabel. Keamanan, diplomasi, ekonomi, teknologi, hingga isu lingkungan saling berkaitan dan dapat memunculkan risiko baru bila dikelola secara terpisah.

Ia juga menyinggung kebutuhan Indonesia untuk menavigasi panggung internasional dengan pendekatan seimbang: menjaga kepentingan nasional, tetapi tetap aktif menjalin kerja sama yang saling menguntungkan. Prinsip kehati-hatian dinilai penting, terutama saat ketegangan global meningkat.

Lemhannas menempatkan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperkaya wawasan strategis para peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (P3N) XXVII dan Program Pendidikan Reguler Angkatan (P4N) LXIX Tahun Anggaran 2026. Harapannya, materi yang disampaikan dapat memperkuat kapasitas analisis mereka dalam menghadapi lingkungan strategis yang berubah cepat.

Di akhir forum, pesan yang mengemuka adalah perlunya kepemimpinan yang mampu berpikir jauh ke depan: peka terhadap sinyal perubahan, berani memetakan risiko, dan cermat memanfaatkan peluang yang muncul dari dinamika geopolitik dunia.

Berita Terkait

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza
Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya
Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI
Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor
Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad
Prabowo Menangis Saat Apresiasi BAZNAS Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina
Panglima TNI Pimpin Prosesi Penyerahan Jenazah dan Pemakaman Try Sutrisno
BAZNAS Salurkan 2.400 Pakaian Baru untuk Pengungsi Gaza Saat Ramadan

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:44 WIB

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza

Senin, 16 Maret 2026 - 11:14 WIB

Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:22 WIB

Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:15 WIB

Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:18 WIB

Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad

Berita Terbaru