Komitmen bantuan kemanusiaan dari Indonesia kembali ditunjukkan melalui penyaluran dukungan untuk rakyat Palestina. BAZNAS RI menyalurkan bantuan senilai Rp9,3 miliar dalam beberapa bentuk bantuan yang menyasar kebutuhan darurat dan layanan kesehatan.
Penyerahan bantuan dilakukan bertahap pada 9–11 Februari 2026. Proses penyaluran berlangsung di Mesir dengan melibatkan mitra setempat, Misr El Kheir, agar distribusi dapat berjalan lebih terarah.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A. Ia didampingi Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional Ahmad Sudrajat, sementara proses penyerahan juga disaksikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso.
Jenis bantuan yang dikirim mencakup lima unit ambulans untuk masyarakat Palestina. Selain itu, ada satu set endoskop medis yang diserahkan kepada Rumah Sakit Palestina di Mesir sebagai dukungan layanan pemeriksaan dan tindakan medis.
BAZNAS juga menyalurkan 15 ribu paket bantuan makanan. Pengiriman paket makanan ini dilakukan melalui jalur Mesir dan diangkut menggunakan 10 truk untuk memastikan volume bantuan dapat menjangkau penerima lebih luas.
Kiai Noor menyampaikan bahwa bantuan tersebut telah diserahkan langsung, termasuk paket makanan yang diberangkatkan dengan armada truk. Ia berharap bantuan benar-benar membantu saudara-saudara di Palestina yang masih membutuhkan dukungan.
BAZNAS turut menyampaikan apresiasi kepada Misr El Kheir sebagai mitra penyaluran. Menurut Kiai Noor, kemitraan ini penting agar bantuan bisa sampai dengan lebih efektif kepada warga di Gaza yang terus berjuang dalam situasi sulit.
Duta Besar Kuncoro Giri Waseso juga mengapresiasi peran BAZNAS yang memfasilitasi masyarakat Indonesia untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan. Ia menilai dukungan yang terorganisir memperkuat hubungan persaudaraan Indonesia–Palestina.
Dalam pernyataannya, Kuncoro turut berterima kasih kepada masyarakat Indonesia—baik yang berada di Kairo maupun di Tanah Air—yang terus konsisten memberikan bantuan finansial maupun material. Ia menegaskan upaya untuk membuka jalur bantuan dan melancarkan distribusi akan terus diupayakan.






