Pembangunan daerah tidak selalu harus diawali dari proyek besar berskala infrastruktur. Perubahan nyata justru dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten, terutama melalui lingkungan pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, saat menyerahkan bantuan bak sampah secara simbolis kepada SMP Ma’arif NU Mataram Baru pada Jumat, 6 Februari 2026. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan kesadaran menjaga kebersihan serta kepedulian terhadap lingkungan sejak usia sekolah.
Menurut Ela Siti Nuryamah, sekolah bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter generasi muda. Ia meyakini lingkungan sekolah yang bersih dan tertata mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman sekaligus membentuk pola pikir yang positif serta sikap tanggung jawab pada siswa.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak selalu harus dimulai dari proyek besar. Kebiasaan kecil seperti menjaga kebersihan lingkungan sekolah dinilai dapat menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang disiplin dan peduli terhadap lingkungan.
Lebih lanjut, penyediaan fasilitas sederhana seperti bak sampah dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam pendidikan karakter. Kebiasaan membuang sampah pada tempatnya diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Lampung Timur didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Timur Marsan, Plt Camat Mataram Baru Hamidi, serta KORCAM SPPG Mataram Baru. Kehadiran unsur pemerintah daerah ini mencerminkan sinergi lintas sektor dalam mendukung terciptanya budaya hidup bersih di lingkungan sekolah.
Pihak sekolah bersama para siswa menyambut baik bantuan tersebut. Mereka berharap fasilitas yang diberikan dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat, rapi, dan nyaman sehingga aktivitas pendidikan berjalan lebih optimal.
Di akhir kunjungan, Bupati Ela mengajak seluruh warga sekolah untuk bersama-sama menjaga kebersihan sebagai bagian dari gerakan kecil yang berdampak besar. Ia menekankan bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari sekolah sebagai fondasi pembentukan karakter generasi masa depan.
Melalui langkah sederhana namun bermakna ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menegaskan komitmennya dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat serta kepedulian tinggi terhadap lingkungan.






