Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk mempercepat penanganan bencana banjir yang masih melanda sebagian wilayah. Langkah ini diminta agar beban warga terdampak dapat segera diringankan, terutama mereka yang masih bertahan di lokasi pengungsian.
Soma menegaskan bahwa sesuai arahan Bupati Tangerang, seluruh unsur terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, serta organisasi perangkat daerah lainnya diminta bekerja secara maksimal dan terkoordinasi. Fokus utama diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga yang saat ini mengungsi di tenda-tenda darurat, masjid, maupun balai desa.
Selain instruksi teknis, Soma juga mengajak seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Tangerang untuk menunjukkan empati dan kepedulian sosial. Ia mengingatkan bahwa banjir yang terjadi bukan hanya berdampak pada warga lain, tetapi bisa saja menyentuh lingkungan tempat tinggal aparatur itu sendiri, sehingga solidaritas dan gotong royong menjadi hal yang sangat penting.
Bencana banjir di Kabupaten Tangerang tercatat meluas hampir ke seluruh wilayah. Dari total 29 kecamatan, sebanyak 27 kecamatan sempat terdampak dengan jumlah korban mencapai sekitar 33 ribu kepala keluarga atau setara dengan 133 ribu jiwa. Meski sebagian besar wilayah kini telah surut, masih ada beberapa kecamatan yang belum sepenuhnya terbebas dari genangan air.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang mencatat hingga saat ini masih terdapat 4.352 kepala keluarga yang mengungsi. Genangan banjir tersisa di empat kecamatan, yakni Mekar Baru, Kronjo, Kresek, dan Gunung Kaler, dengan ketinggian air berkisar antara 30 hingga 50 sentimeter di sejumlah desa.
BPBD menjelaskan bahwa banjir yang terjadi sebagian besar disebabkan oleh tingginya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir serta meluapnya aliran Sungai Cidurian dan Sungai Cimanceuri. Meski demikian, pemerintah daerah memastikan distribusi logistik bagi warga terdampak berjalan lancar dan kebutuhan dasar pengungsi tetap terpenuhi.
Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap dengan percepatan penanganan dan kondisi cuaca yang membaik, genangan banjir di wilayah tersisa dapat segera surut sehingga warga bisa kembali ke rumah dan menjalankan aktivitas secara normal.






