Pemkot Probolinggo Perkuat Koordinasi Awal Penyelenggaraan Haji 2026

Avatar photo

- Penulis Berita

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Probolinggo mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 dengan memperkuat koordinasi lintas instansi. Hal tersebut ditandai melalui audiensi antara Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin dan jajaran Kementerian Haji (Kemenhaj) Kota Probolinggo, Selasa (13/1/2026).

Audiensi yang berlangsung di wilayah Kecamatan Kanigaran tersebut membahas kesiapan teknis keberangkatan jemaah haji, termasuk jumlah kuota, pola pemberangkatan, serta dukungan pemerintah daerah terhadap pelayanan jemaah.

Dalam pertemuan itu terungkap bahwa Kota Probolinggo memperoleh kuota haji sebanyak 301 jemaah pada musim haji 2026. Seluruh jemaah direncanakan diberangkatkan dalam satu kelompok terbang (kloter) dan masuk pada jadwal awal keberangkatan musim haji.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menilai skema satu kloter memberikan keuntungan dari sisi manajemen dan pelayanan. Dengan pola tersebut, koordinasi pendampingan, pengawasan kesehatan, hingga pelayanan administratif dinilai dapat berjalan lebih efektif.

“Jika seluruh jemaah tergabung dalam satu kloter, tentu akan lebih memudahkan pemerintah daerah dalam mengatur pelayanan dan memastikan kenyamanan jemaah selama proses keberangkatan,” ujarnya.

Baca Juga :  “Larasing Rupo” di SFP 2025, Dekranasda Probolinggo Rebellion dengan Filosofi Laut

Sementara itu, Kepala Kemenhaj Kota Probolinggo Didik Hernadi menyampaikan bahwa audiensi ini menjadi langkah awal membangun sinergi antara instansinya dengan Pemerintah Kota Probolinggo, mengingat Kemenhaj setempat baru resmi dikukuhkan pada 31 Desember 2025.

“Kami berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kota Probolinggo agar penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat berjalan lancar, tertib, dan memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah,” kata Didik.

Didik juga menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat terkait penetapan Petugas Haji Daerah (PHD). Regulasi tersebut akan menjadi dasar penentuan petugas yang akan mendampingi jemaah selama pelaksanaan ibadah haji.

“Untuk PHD masih menunggu ketentuan lebih lanjut dari pusat. Setelah regulasi turun, kami akan segera menindaklanjuti,” tambahnya.

Audiensi ini diharapkan menjadi fondasi koordinasi yang solid antara Kemenhaj dan Pemerintah Kota Probolinggo, sehingga seluruh tahapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 dapat berjalan optimal dan berorientasi pada pelayanan jemaah.

Berita Terkait

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza
Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya
Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI
Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor
Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad
Prabowo Menangis Saat Apresiasi BAZNAS Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina
Panglima TNI Pimpin Prosesi Penyerahan Jenazah dan Pemakaman Try Sutrisno
BAZNAS Salurkan 2.400 Pakaian Baru untuk Pengungsi Gaza Saat Ramadan

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:44 WIB

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza

Senin, 16 Maret 2026 - 11:14 WIB

Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:22 WIB

Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:15 WIB

Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:18 WIB

Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad

Berita Terbaru