Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Sukabumi menempatkan peningkatan kesejahteraan guru sebagai fokus utama dalam penyusunan program kerja tahun 2026. Komitmen tersebut mengemuka dalam Konferensi Kerja PGRI Kota Sukabumi yang digelar di SMK PGRI, Selasa (17/12/2025), dan dihadiri ratusan anggota.
Konferensi kerja tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, yang sekaligus memberikan arahan strategis kepada jajaran pengurus dan anggota PGRI. Dalam sambutannya, Bobby berharap forum ini mampu melahirkan program kerja yang konkret dan selaras dengan visi serta misi organisasi.
Ia menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap program yang telah berjalan, serta perlunya membangun kekompakan internal agar seluruh rencana kerja dapat diimplementasikan secara optimal.
“Lakukan analisis permasalahan, libatkan seluruh anggota untuk menyaring informasi secara edukatif, dan susun rencana kerja yang spesifik, terukur, realistis, relevan, serta memiliki batas waktu yang jelas. Yang tidak kalah penting adalah menjaga kekompakan dalam pelaksanaannya,” ujar Bobby.
Sementara itu, Ketua PGRI Kota Sukabumi, Roni Abdurahman, menjelaskan bahwa konferensi kerja tersebut merupakan yang pertama pada masa kepemimpinannya. Selain menjadi ajang evaluasi, forum ini juga bertujuan menyusun arah kebijakan dan program kerja PGRI untuk tahun mendatang.
“Konferensi kerja ini dilaksanakan satu kali setiap tahun dan merupakan amanat organisasi sebagaimana tertuang dalam AD/ART PGRI,” jelas Roni.
Ia menambahkan, salah satu fokus utama program kerja PGRI ke depan adalah penyelenggaraan pelatihan dan pengembangan kompetensi guru. Upaya tersebut tidak hanya diarahkan pada peningkatan kualitas profesional, tetapi juga kesejahteraan guru secara menyeluruh.
Menurut Roni, konsep kesejahteraan guru tidak semata-mata berkaitan dengan aspek finansial. Kesejahteraan juga mencakup kondisi psikologis, rasa aman, serta kesiapan guru dalam menghadapi tantangan zaman, khususnya di era digitalisasi pendidikan.
“Sejahtera itu bukan hanya soal materi, tetapi juga sejahtera secara psikis dan dalam berbagai aspek kehidupan. Guru harus dibekali kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan, terutama perkembangan teknologi,” ujarnya.
Dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut, PGRI Kota Sukabumi berkomitmen untuk menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Daerah. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat peran guru dalam menciptakan pendidikan berkualitas sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.






