Ratusan pelajar dari tingkat SD, SMP/MTs, hingga SMA/SMK se-Kabupaten Bekasi memenuhi Gedung Wibawa Mukti, Kompleks Pemda Kabupaten Bekasi, dalam rangkaian Gebyar Senam KORMI Kabupaten Bekasi 2025 yang digelar pada Selasa (9/12/2025). Acara bertajuk Lomba Senam Anak Indonesia Hebat Antar Pelajar ini berlangsung meriah dan penuh semangat.
Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, yang sekaligus memberikan apresiasi atas antusiasme para pelajar serta dukungan dari sekolah. Ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini penting untuk membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.
“Alhamdulillah, tahun ini kita bisa mengajak siswa dari semua jenjang pendidikan. Selain lomba senam, mereka juga mendapat edukasi dari BNK karena mereka adalah generasi penerus. Ini bukan hanya hiburan, tetapi juga proses pembelajaran,” ujar Asep.
Selain lomba, acara ini juga diisi dengan penyuluhan dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bekasi untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang bahaya narkoba dan pentingnya masa depan yang produktif. Pesan gaya hidup sehat juga kembali ditekankan oleh Wabup.
“Investasi terbesar adalah kesehatan. Anak-anak harus terbiasa menjaga kualitas hidupnya, dan olahraga adalah dasar dari itu,” tambahnya.
Sebagai Ketua Umum KORMI Kabupaten Bekasi, Asep Surya Atmaja menjelaskan bahwa KORMI menjadi wadah bagi beragam olahraga rekreasi yang menyenangkan, namun tetap mampu mendorong prestasi.
“KORMI itu olahraga yang membawa kegembiraan, tapi kalau digeluti dengan serius, hasilnya bisa luar biasa. Saya bangga melihat pelajar begitu antusias,” ucapnya.
Sekretaris KORMI Kabupaten Bekasi, Ratu Arisdiana, mengungkapkan bahwa Gebyar Senam KORMI 2025 diikuti 90 grup dengan total 900 peserta, terdiri dari 48 grup SD, 32 grup SMP, dan 10 grup SMA. Jumlah pendaftar bahkan membuat panitia menutup pendaftaran lebih cepat karena membludak.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari sosialisasi Senam Anak Indonesia Hebat yang sebelumnya telah dilakukan di 20 SMP sepanjang tahun 2025. Acara ini juga didukung PMI, Disdukcapil, UMKM lokal, dan BJB yang memberikan uang pembinaan untuk jenjang SD, SMP, serta SMA.
Ratu berharap Gebyar KORMI selanjutnya dapat menghadirkan lebih banyak kategori seperti senam kreasi, poco-poco, dan tari tradisional, dengan kolaborasi sekolah yang semakin kuat.






