Dua Kampung ProKlim Kota Probolinggo Raih Penghargaan Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup

Avatar photo

- Penulis Berita

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Kampung ProKlim Kota Probolinggo Raih Penghargaan Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup

Dua Kampung ProKlim Kota Probolinggo Raih Penghargaan Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup

Kota Probolinggo kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui keberhasilan dua kampung dalam Program Kampung Iklim (ProKlim) yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Pada tahun 2025 ini, RW 4 Kelurahan Jrebeng Lor berhasil meraih Trofi ProKlim Utama, sementara RW 02 Kelurahan Mayangan mendapatkan Sertifikat ProKlim Utama. Penghargaan ini menjadi bukti nyata kesadaran masyarakat dalam melakukan mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim secara berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, dalam sebuah seremoni nasional yang berlangsung di Jakarta pada Senin, 1 Desember 2025. Perwakilan RW 4 Jrebeng Lor, Probi Fadil Rohman selaku narahubung Koordinator ProKlim, menerima langsung Trofi ProKlim Utama. Acara tersebut juga dihadiri oleh Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon, serta jajaran pejabat daerah dari Kota Probolinggo.

Turut mendampingi dalam penerimaan penghargaan ini yaitu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo, Retno Wandansari, bersama Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Aricandra Nurkholishari. Kehadiran para pejabat tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjalankan program berbasis lingkungan.

Baca Juga :  KORPRI Peduli, Pemkab Kendal Hadirkan Layanan Terpadu bagi Korban Banjir di Langenharjo dan Kalibuntu

Kampung Anggur Jrebeng Lor Jadi Ikon ProKlim

RW 4 Kelurahan Jrebeng Lor dikenal luas sebagai “kampung anggur” yang telah mengembangkan berbagai jenis tanaman anggur selama lebih dari lima tahun. Program ini tidak hanya sebatas penghijauan, tetapi juga mencakup ketahanan pangan berbasis keluarga, pengelolaan sampah terpadu, pembuatan biopori, hingga penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Probi Fadil Rohman menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh warga RW 4 yang konsisten menjaga semangat lingkungan hidup. Upaya panjang yang dilakukan warga mulai dari penanaman, pembibitan, hingga pengelolaan hasil tanaman kini membuahkan hasil yang diakui secara nasional.

Mayangan Tampil dengan Konsep Ruang Terbuka Hijau Bersejarah

Sementara itu, RW 02 Kelurahan Mayangan memiliki keunikan tersendiri dengan kawasan ruang terbuka hijau yang masih asri serta keberadaan situs benteng bersejarah. Lingkungan tersebut dipertahankan sebagai kawasan hijau dengan berbagai jenis pohon produktif dan tanaman pelindung. Konsep pelestarian alam yang berpadu dengan nilai sejarah menjadi daya tarik utama kampung ini dalam penilaian ProKlim.

Baca Juga :  Pemkot Probolinggo Perkuat Koordinasi Awal Penyelenggaraan Haji 2026

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Aricandra Nurkholishari, menjelaskan bahwa dua kampung ini memiliki karakter unggulan yang saling melengkapi. Jrebeng Lor unggul dengan inovasi kampung anggurnya, sedangkan Mayangan menonjol dari sisi pelestarian ruang terbuka hijau dan lingkungan alami yang tetap terjaga.

Penilaian ProKlim Berbasis Aksi Nyata Masyarakat

Dasar penilaian dalam Program Kampung Iklim tidak hanya berorientasi pada konsep, tetapi menitikberatkan pada aksi nyata dan partisipasi aktif masyarakat. Penilaian dilakukan terhadap kegiatan seperti pengelolaan sampah, konservasi air dan energi, ketahanan pangan, mitigasi bencana, PHBS, hingga keberlanjutan kelembagaan warga selama lebih dari empat tahun.

Kepala DLH Kota Probolinggo, Retno Wandansari, menegaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan tingginya kesadaran warga dalam menjawab tantangan perubahan iklim. Ia berharap kedua kampung ini dapat menjadi role model bagi RW lain agar semakin banyak kawasan ProKlim di Kota Probolinggo.

DLH Kota Probolinggo selama ini aktif mendukung pengembangan ProKlim melalui berbagai program, seperti pembinaan bank sampah, pendampingan pengolahan sampah organik dengan komposter POC, pembuatan biopori, peningkatan kapasitas masyarakat, hingga pendampingan pengisian Sistem Registri Nasional (SRN).

Baca Juga :  17 Bangunan Dibongkar untuk Pembangunan Flyover Latumeten di Grogol Petamburan

Dukungan ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan kegiatan lingkungan yang sudah berjalan sekaligus memperluas dampaknya ke wilayah lain. Pemerintah berharap kampung yang telah mendapatkan penghargaan dapat menularkan semangat perubahan kepada lingkungan sekitarnya.

ProKlim dan Komitmen Nasional Hadapi Perubahan Iklim

Secara nasional, pada tahun 2025 tercatat sebanyak 1.327 lokasi dari 33 provinsi mendaftar melalui Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI). Dari seluruh peserta, KLH memberikan 26 Trofi ProKlim Lestari dan 50 Trofi ProKlim Utama, serta apresiasi kepada pemerintah daerah dan dunia usaha yang aktif mendukung.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa ProKlim merupakan pilar utama aksi iklim berbasis masyarakat. Menurutnya, gerakan dari tingkat RT, RW, hingga kelurahan merupakan energi besar dalam mencapai target Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia di tingkat global.

Ia juga mendorong penguatan peran pemerintah provinsi sebagai pendamping utama kabupaten dan kota, serta memperluas kolaborasi dengan dunia usaha, perguruan tinggi, dan organisasi masyarakat sipil agar inovasi iklim semakin merata.

Berita Terkait

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza
Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya
Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI
Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor
Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad
Prabowo Menangis Saat Apresiasi BAZNAS Salurkan Bantuan Kemanusiaan Palestina
Panglima TNI Pimpin Prosesi Penyerahan Jenazah dan Pemakaman Try Sutrisno
BAZNAS Salurkan 2.400 Pakaian Baru untuk Pengungsi Gaza Saat Ramadan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:44 WIB

BAZNAS Bangun Kelas Darurat untuk Jaga Semangat Belajar Anak Gaza

Senin, 16 Maret 2026 - 11:14 WIB

Prada Nawawi Harumkan Indonesia Juara Hifdzil Quran 30 Juz Libya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:22 WIB

Prabowo dan Kabinet Tunaikan Zakat Istana melalui BAZNAS RI

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:15 WIB

Prabowo Resmikan 218 Jembatan Nasional, TNI Dampingi dari Hambalang Bogor

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:18 WIB

Panglima TNI Soroti Ancaman Siber Saat HUT Ke-65 Kostrad

Berita Terbaru