Fenomena kuliner viral kembali terjadi di Bekasi. Kali ini, perhatian publik tersedot pada sebuah inovasi sederhana namun efektif: es teler yang disajikan menggunakan teko bening. Menu unik bernama es teler teko ini tengah menjadi pembicaraan hangat di media sosial dan mendatangkan ratusan pembeli setiap hari ke Jalan Penegak Raya, Rawalumbu.
Konsep penyajian yang tidak biasa es teler dalam teko berwarna bening menjadi daya tarik utama yang membedakannya dari minuman serupa. Tidak sedikit pengunjung yang rela mengantre panjang demi mencicipi sensasi es teler dengan porsi besar yang dikemas dalam wadah teko. Pada jam-jam sibuk, antreannya bahkan dapat memanjang hingga puluhan meter.
Dini, warga Cikunir, mengaku datang khusus karena rasa penasarannya setelah melihat unggahan es teler teko yang ramai di platform sosial. “Penasaran karena banyak isinya, jarang ada es teler pakai teko seperti ini. Saya mau beli satu dulu buat nyobain,” ujarnya, Senin (17/11/2025).
Harga menjadi faktor lain yang membuat minuman ini cepat viral. Dengan Rp 20.000, pembeli tak hanya mendapatkan es teler berisi topping melimpah, tetapi juga dapat membawa pulang teko yang digunakan sebagai wadah. Menih, salah satu pengunjung, mengatakan dirinya rela mengantre setengah jam demi mendapatkan seporsi. “Untuk harga Rp 20.000 murah karena isinya banyak. Kita juga dapat teko, lumayan bisa dipakai lagi,” tuturnya.
Meski baru berjalan sekitar satu minggu, usaha ini sudah kebanjiran pembeli setiap hari. Topping yang ditawarkan beragam, mulai dari agar-agar, mutiara, semangka, alpukat, mangga, melon, hingga parutan keju—membuat es teler ini semakin menarik bagi pelanggan yang ingin mencoba rasa yang lengkap dan segar.
Pipit, pemilik usaha, menjelaskan bahwa ide menggunakan teko sebagai wadah muncul setelah ia melihat tren serupa di media sosial. Tidak disangka, konsep itu langsung meledak dan viral dalam waktu singkat. Kini, ia mampu menjual hingga 1.000 porsi per hari dengan bantuan 10 pekerja. “Alhamdulillah, kalau lagi ramai banget, bisa sekitar Rp 25 juta satu hari. Harapan saya semoga bisa terus berkembang, lebih banyak yang suka,” ujarnya.
Fenomena es teler teko viral ini kembali menunjukkan bagaimana kreativitas sederhana dapat menjadi peluang bisnis besar di dunia kuliner. Dengan tingginya antusiasme konsumen setiap hari, inovasi ini bukan hanya memberi pengalaman baru bagi para pencinta minuman segar, tetapi juga mendorong perkembangan UMKM lokal di Bekasi.






