Jalan lingkar kanan Bendungan Sadawarna yang mengalami ambles akibat pergerakan tanah dipastikan akan mendapat penanganan sementara sebelum Lebaran 2026. Kepastian itu disampaikan setelah Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir berkomunikasi langsung dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Citarum, Marasi Deon Jubert, pada Kamis, 12 Maret 2026.
Masalah jalan di kawasan Bendungan Sadawarna belakangan menjadi perhatian warga karena kondisinya dinilai rawan. Pergeseran tanah yang terjadi menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi pengendara yang masih harus melintasi jalur tersebut untuk aktivitas sehari-hari. Karena itu, pemerintah daerah bergerak cepat meminta kejelasan langkah penanganan dari pihak terkait.
Dalam percakapan melalui video call, Bupati Dony secara langsung mempertanyakan kapan perbaikan akan dilakukan. Ia menyampaikan bahwa kondisi jalan tersebut telah menjadi aspirasi masyarakat dan perlu segera dijawab dengan tindakan nyata. Baginya, keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tidak bisa menunggu terlalu lama.
Menanggapi hal itu, Kepala BBWS Citarum Marasi Deon Jubert menjelaskan bahwa penanganan sementara dapat segera dikerjakan. Fokusnya adalah memperkuat konstruksi jalan agar tetap dapat dilalui kendaraan. Solusi sementara ini dipilih supaya jalur tersebut masih berfungsi sambil menunggu pekerjaan permanen yang membutuhkan proses lebih panjang.
Untuk perbaikan permanen, BBWS Citarum mengakui masih harus menunggu tahapan pengajuan anggaran. Hal ini disebabkan skala pekerjaan yang tidak kecil dan membutuhkan perencanaan matang. Dengan kata lain, pekerjaan besar memang jarang bisa selesai hanya bermodal niat baik dan secangkir kopi rapat.
Dony kemudian menegaskan kepada masyarakat bahwa yang terpenting saat ini adalah memastikan akses tidak terputus menjelang arus mudik dan aktivitas Lebaran. Ia menyebut sebelum hari raya akan ada penanganan sementara sehingga jalan lingkar kanan Bendungan Sadawarna tetap cukup memadai untuk dilewati.
Menurutnya, langkah jangka pendek ini diharapkan dapat mengurangi kekhawatiran warga sekaligus menjaga kelancaran mobilitas di sekitar bendungan. Setelah Lebaran, pemerintah akan terus mendorong agar perbaikan permanen bisa direalisasikan sesuai kesiapan anggaran dan teknis lapangan.
Bupati Sumedang juga berharap penanganan awal dapat segera dilakukan dalam waktu dekat agar pengendara merasakan perubahan kondisi jalan sebelum puncak pergerakan masyarakat. Dengan jalur yang lebih aman dan nyaman, aktivitas warga di sekitar Bendungan Sadawarna diharapkan tidak lagi terganggu oleh ancaman ambles atau kerusakan yang semakin meluas.






