Pemerintah Kota Cimahi menggelar Safari Ramadhan 2026 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan 1447 Hijriah dengan tujuan mempererat hubungan pemerintah dan masyarakat. Program ini juga dirancang sebagai ruang dialog untuk menampung aspirasi warga di tingkat kelurahan.
Pelaksanaan Safari Ramadhan tahun ini melibatkan unsur Forkopimda, perangkat daerah, instansi vertikal, dan organisasi keagamaan. Pemerintah membagi kegiatan ke dalam lima tim utama serta tiga kelompok pendukung agar kunjungan dapat menjangkau lebih banyak titik secara efektif.
Rangkaian Safari Ramadhan berlangsung mulai 24 Februari hingga 12 Maret 2026 dan dilaksanakan di masjid-masjid yang tersebar di 15 kelurahan Kota Cimahi. Dengan jadwal bergilir, pimpinan daerah dan jajaran pemerintah dapat hadir langsung di tengah masyarakat di berbagai wilayah.
Pada Selasa (24/02), Wali Kota Cimahi Ngatiyana dijadwalkan mengunjungi wilayah Cibabat, sedangkan Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira menjalankan Safari Ramadhan di Setiamanah. Secara paralel, Asisten Daerah 1, 2, dan 3 juga melakukan kunjungan ke lokasi lain sesuai pembagian jadwal.
Dalam Safari Ramadhan di Masjid Al Hasanah, Kelurahan Cibabat, warga menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan kebutuhan lingkungan. Menanggapi masukan tersebut, Ngatiyana menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk melakukan peninjauan teknis sebagai langkah tindak lanjut.
Pemkot Cimahi menegaskan komitmennya untuk tetap hadir dalam menyelesaikan persoalan warga. Namun, Ngatiyana juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas yang sudah dibangun.
Sementara itu, Adhitia Yudisthira menghadiri Safari Ramadhan di Masjid Al Musyarrofah RW 03, Kebon Kelapa, Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi ruang silaturahmi dan komunikasi antara pemerintah daerah dan warga.
Melalui forum tersebut, pemerintah menampung beragam aspirasi, mulai dari kebutuhan fasilitas umum hingga persoalan lingkungan. Adhitia menyebut masukan masyarakat, termasuk yang berasal dari Setiamanah, akan menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan ke depan.
Selain agenda silaturahmi dan dialog, Safari Ramadhan 2026 juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial-keagamaan. Bantuan yang disalurkan mencakup sarana keagamaan untuk masjid dari Baznas Kota Cimahi senilai Rp10 juta, bantuan Al-Qur’an dari Kemenag Kota Cimahi, serta bantuan sosial dari Bank bjb Cabang Cimahi.
Seluruh bantuan diserahkan langsung oleh pimpinan daerah bersama unsur pemerintah yang hadir. Melalui skema ini, Pemkot Cimahi ingin menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan hanya ajang kunjungan, tetapi juga bentuk kehadiran pemerintah dalam pelayanan, kepedulian sosial, dan perencanaan pembangunan berbasis aspirasi warga.






