Bupati Sumedang Minta Puskesmas Awasi Penjualan Takjil Aman dan Sehat

Avatar photo

- Penulis Berita

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumedang Minta Puskesmas Awasi Penjualan Takjil Aman dan Sehat

Bupati Sumedang Minta Puskesmas Awasi Penjualan Takjil Aman dan Sehat

Pemerintah Kabupaten Sumedang menaruh perhatian khusus pada keamanan makanan berbuka puasa yang dijual selama Ramadan. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meminta seluruh pihak, terutama pelaku UMKM penjual takjil, memastikan produk yang dijajakan layak konsumsi dan tidak membahayakan kesehatan masyarakat.

Instruksi tersebut tidak berhenti pada imbauan semata. Dony menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan telah diminta menggerakkan puskesmas untuk turun langsung melakukan pengawasan terhadap takjil yang beredar di berbagai titik penjualan selama bulan puasa.

Menurut keterangan Bupati pada Jumat (27/2/2026), petugas puskesmas menjalankan dua fungsi sekaligus, yakni edukasi dan inspeksi. Langkah ini dilakukan agar warga Sumedang memperoleh makanan berbuka yang sehat, aman, dan sesuai standar konsumsi.

Petugas yang terlibat antara lain tenaga sanitarian dan kesehatan lingkungan (kesling). Mereka diterjunkan ke lokasi-lokasi penjualan takjil di 26 kecamatan, mendatangi para pedagang untuk memberikan arahan tentang ketentuan makanan siap saji yang semestinya dipatuhi.

Selain memberi penjelasan kepada penjual, tim juga mengambil sampel takjil untuk diuji. Pemeriksaan sampel ini ditujukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan beredarnya makanan yang tidak layak konsumsi atau mengandung bahan berbahaya.

Baca Juga :  Sungai Jaletreng Berubah Putih Usai Kebakaran Gudang Pestisida di Tangerang Selatan

Bupati juga mengingatkan pedagang agar tidak memakai pewarna yang bukan diperuntukkan bagi makanan. Penggunaan zat pewarna yang tidak sesuai peruntukan dinilai berisiko bagi kesehatan, sehingga perlu dihindari sejak proses produksi hingga penjualan.

Tidak hanya menyasar pelaku usaha, imbauan juga ditujukan kepada masyarakat sebagai pembeli. Warga diminta lebih teliti saat memilih takjil, mulai dari tampilan makanan, kebersihan penjual, hingga keyakinan bahwa bahan yang digunakan aman untuk dikonsumsi keluarga.

Melalui pengawasan lapangan oleh puskesmas dan peningkatan kewaspadaan masyarakat, pemerintah daerah berharap aktivitas berburu takjil tetap meriah tanpa mengorbankan aspek kesehatan. Upaya ini sekaligus menjadi bentuk perlindungan publik selama Ramadan di Sumedang.

Berita Terkait

Alumni LPDP Turun Mengajar di SD Sumedang untuk Percepat Transformasi Pendidikan Digital
Sumedang Arahkan Pembangunan 2027 ke Pertumbuhan Produktivitas Ekonomi yang Lebih Berkualitas
Babinsa Magetan Kawal Penyaluran Bantuan Pangan agar Tepat Sasaran dan Tetap Aman
Forkopimca Plaosan Gelar Apel dan Halal Bihalal untuk Perkuat Silaturahmi Pasca-Lebaran
Posyandu Balita di Magetan Didorong Jadi Benteng Awal Cegah Stunting dan Penyakit Anak
Saka Wira Kartika Barat Gelar Halal Bihalal untuk Perkuat Karakter dan Kebersamaan
Cimahi Terapkan WFH Jumat untuk ASN dengan Layanan Publik Tetap Berjalan
Cimahi Perkuat Bank Sampah dan TPS 3R untuk Kurangi Beban Sarimukti

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Alumni LPDP Turun Mengajar di SD Sumedang untuk Percepat Transformasi Pendidikan Digital

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Sumedang Arahkan Pembangunan 2027 ke Pertumbuhan Produktivitas Ekonomi yang Lebih Berkualitas

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Babinsa Magetan Kawal Penyaluran Bantuan Pangan agar Tepat Sasaran dan Tetap Aman

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Forkopimca Plaosan Gelar Apel dan Halal Bihalal untuk Perkuat Silaturahmi Pasca-Lebaran

Rabu, 8 April 2026 - 12:49 WIB

Posyandu Balita di Magetan Didorong Jadi Benteng Awal Cegah Stunting dan Penyakit Anak

Berita Terbaru