Pasar Takjil Lambaro Ramai Hari Pertama Puasa, Pedagang Cepat Ludes

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Takjil Lambaro Ramai Hari Pertama Puasa, Pedagang Cepat Ludes

Pasar Takjil Lambaro Ramai Hari Pertama Puasa, Pedagang Cepat Ludes

Sore menjelang berbuka di Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, selalu punya cerita sendiri. Pada hari pertama Ramadhan tahun ini, kawasan lapak takjil kembali dipadati warga yang berburu menu berbuka—mulai dari kue basah, kue kering, hingga minuman segar khas bulan puasa.

Keramaian sudah terasa sejak matahari mulai turun. Banyak pembeli tampak datang dari arah perjalanan pulang kerja, berhenti sejenak untuk membeli makanan tanpa harus memasak di rumah. Sebagian lainnya memang sengaja menjadikan waktu sore sebagai momen rutin “keliling takjil”, membandingkan pilihan, lalu membawa pulang yang paling menggoda selera.

Bagi para pedagang, situasi seperti ini adalah kesempatan emas. Meja-meja jualan dipenuhi aneka penganan, dan hampir semua penjual memaksimalkan variasi menu agar pembeli tidak bosan. Ada yang fokus menjual kue tradisional, ada pula yang mengandalkan minuman manis dan dingin untuk mengusir dahaga setelah seharian berpuasa.

Ainun (38), salah satu pedagang, mengaku terkejut sekaligus senang karena dagangannya cepat habis. Ia mengatakan, menjelang pukul lima sore saja, stok yang dibawa hampir ludes diserbu pembeli. Dibandingkan hari-hari biasa, arus transaksi pada awal Ramadhan terasa lebih cepat.

Baca Juga :  Pemkot Cimahi Jalankan Safari Ramadhan untuk Dialog dan Aspirasi Warga

Antusiasme itu juga datang dari sisi pembeli. Ilham (33), misalnya, menilai suasana pasar pada hari pertama puasa memang cenderung lebih meriah. Menurutnya, orang-orang ingin memulai Ramadhan dengan menu berbuka yang “spesial”, sehingga lapak takjil selalu menjadi tujuan favorit setiap tahun.

Di antara pembeli, ada juga mereka yang terbantu karena kesibukan. Ita (37) mengaku pasar takjil membuatnya tidak perlu pusing memikirkan masakan berbuka, terutama saat pekerjaan menyita waktu. Ia merasa lebih praktis membeli beberapa pilihan kue dan minuman, lalu berbuka bersama keluarga di rumah.

Namun ramainya transaksi membawa konsekuensi lain: kepadatan lalu lintas. Menjelang magrib, kendaraan yang keluar-masuk pasar meningkat tajam. Parkir sembarangan dan titik jalan yang menyempit kerap memicu kemacetan, terutama ketika pembeli datang bersamaan di jam-jam puncak.

Untuk mengurangi penumpukan, petugas kepolisian dan Satpol PP terlihat berjaga mengatur arus kendaraan. Mereka bekerja ekstra agar jalur utama tetap bisa dilalui, sekaligus menjaga agar aktivitas pasar tidak membahayakan pengguna jalan.

Meski ada tantangan kemacetan, suasana Lambaro tetap menggambarkan warna Ramadhan yang khas: ramai, hangat, dan penuh interaksi. Lapak takjil bukan hanya tempat belanja, tetapi juga ruang sosial yang mempertemukan warga dalam rutinitas sore menjelang berbuka.

Baca Juga :  Lanud Sultan Hasanuddin Gelar Bazar Ramadan TNI Menjelang Idul Fitri

Ke depan, harapannya pengaturan parkir dan lalu lintas bisa semakin rapi agar aktivitas ekonomi pedagang tetap lancar dan pembeli merasa nyaman. Yang jelas, pada hari pertama puasa ini, Lambaro kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu titik favorit berburu takjil di Aceh Besar.

Berita Terkait

Alumni LPDP Turun Mengajar di SD Sumedang untuk Percepat Transformasi Pendidikan Digital
Sumedang Arahkan Pembangunan 2027 ke Pertumbuhan Produktivitas Ekonomi yang Lebih Berkualitas
Babinsa Magetan Kawal Penyaluran Bantuan Pangan agar Tepat Sasaran dan Tetap Aman
Forkopimca Plaosan Gelar Apel dan Halal Bihalal untuk Perkuat Silaturahmi Pasca-Lebaran
Posyandu Balita di Magetan Didorong Jadi Benteng Awal Cegah Stunting dan Penyakit Anak
Saka Wira Kartika Barat Gelar Halal Bihalal untuk Perkuat Karakter dan Kebersamaan
Cimahi Terapkan WFH Jumat untuk ASN dengan Layanan Publik Tetap Berjalan
Cimahi Perkuat Bank Sampah dan TPS 3R untuk Kurangi Beban Sarimukti

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Alumni LPDP Turun Mengajar di SD Sumedang untuk Percepat Transformasi Pendidikan Digital

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Sumedang Arahkan Pembangunan 2027 ke Pertumbuhan Produktivitas Ekonomi yang Lebih Berkualitas

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Babinsa Magetan Kawal Penyaluran Bantuan Pangan agar Tepat Sasaran dan Tetap Aman

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Forkopimca Plaosan Gelar Apel dan Halal Bihalal untuk Perkuat Silaturahmi Pasca-Lebaran

Rabu, 8 April 2026 - 12:49 WIB

Posyandu Balita di Magetan Didorong Jadi Benteng Awal Cegah Stunting dan Penyakit Anak

Berita Terbaru