Wabup Fajar Tinjau TPT SDN Bunter, Mitigasi Longsor Dipercepat

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 15 Februari 2026 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Fajar Tinjau TPT SDN Bunter, Mitigasi Longsor Dipercepat

Wabup Fajar Tinjau TPT SDN Bunter, Mitigasi Longsor Dipercepat

Ancaman longsor di sekitar SDN Bunter, Desa Cikareo Selatan, Kecamatan Wado, menjadi perhatian serius setelah terjadi pergeseran tanah pada struktur tembok penahan tebing (TPT). Perubahan kondisi tanah itu mulai terpantau pada Kamis malam, 12 Februari 2026, sekitar pukul 21.00 WIB.

Lokasi TPT berada pada area berkontur, dan di bagian bawahnya terdapat jalan raya provinsi. Karena itu, warga dan pemerintah setempat khawatir jika hujan deras turun, material tanah dapat bergerak lebih besar dan menutup akses jalan penting tersebut.

Wakil Bupati M Fajar Aldila datang langsung ke lokasi pada Sabtu, 14 Februari 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan situasi lapangan, menilai tingkat risiko, sekaligus menentukan langkah awal agar tidak muncul longsor susulan.

Di hadapan warga dan perangkat terkait, Wabup Fajar menyampaikan bahwa koordinasi sudah dilakukan dengan sejumlah instansi. Ia menyebut Dinas PUTR, DLKH, dan BPBD dilibatkan untuk menyusun penanganan awal yang cepat dan terukur.

Langkah pertama yang disiapkan adalah pemerataan atau penanganan darurat pada area yang rawan bergerak. Menurutnya, tindakan awal ini bertujuan mengurangi peluang runtuhan tambahan sebelum pekerjaan yang lebih permanen diputuskan.

Baca Juga :  Musrenbang Pakue Satukan Usulan Tiga Kecamatan, Sekda Tekankan Rencana 2027

Selain itu, BPBD melakukan asesmen menyeluruh untuk melihat kondisi tanah di sekitar TPT yang ambles. Hasil asesmen menjadi dasar mitigasi, karena pemerintah daerah tidak ingin menunggu hingga terjadi kejadian lebih besar.

“Kami tidak mau ada keterlambatan. Mitigasi risiko awal harus dilakukan, dan akan segera dieksekusi oleh BPBD,” menjadi pesan utama yang disampaikan saat peninjauan. Koordinasi lintas pihak diposisikan sebagai kunci agar pekerjaan cepat berjalan.

Wabup Fajar juga mengingatkan masyarakat Wado, terutama yang tinggal di perbukitan atau lereng, agar meningkatkan kewaspadaan. Ia menilai musim hujan belum berakhir dan bulan Februari sering menjadi periode puncak curah hujan di wilayah tersebut.

Ia mengimbau warga saling memantau kondisi sekitar saat hujan deras, memperhatikan perubahan tanah, retakan, atau aliran air yang tidak wajar. Dengan kewaspadaan bersama dan tindakan cepat dari pemerintah, risiko longsor di titik rawan diharapkan dapat ditekan sejak dini.

Berita Terkait

Alumni LPDP Turun Mengajar di SD Sumedang untuk Percepat Transformasi Pendidikan Digital
Sumedang Arahkan Pembangunan 2027 ke Pertumbuhan Produktivitas Ekonomi yang Lebih Berkualitas
Babinsa Magetan Kawal Penyaluran Bantuan Pangan agar Tepat Sasaran dan Tetap Aman
Forkopimca Plaosan Gelar Apel dan Halal Bihalal untuk Perkuat Silaturahmi Pasca-Lebaran
Posyandu Balita di Magetan Didorong Jadi Benteng Awal Cegah Stunting dan Penyakit Anak
Saka Wira Kartika Barat Gelar Halal Bihalal untuk Perkuat Karakter dan Kebersamaan
Cimahi Terapkan WFH Jumat untuk ASN dengan Layanan Publik Tetap Berjalan
Cimahi Perkuat Bank Sampah dan TPS 3R untuk Kurangi Beban Sarimukti
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Alumni LPDP Turun Mengajar di SD Sumedang untuk Percepat Transformasi Pendidikan Digital

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Sumedang Arahkan Pembangunan 2027 ke Pertumbuhan Produktivitas Ekonomi yang Lebih Berkualitas

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Babinsa Magetan Kawal Penyaluran Bantuan Pangan agar Tepat Sasaran dan Tetap Aman

Rabu, 8 April 2026 - 12:50 WIB

Forkopimca Plaosan Gelar Apel dan Halal Bihalal untuk Perkuat Silaturahmi Pasca-Lebaran

Rabu, 8 April 2026 - 12:49 WIB

Posyandu Balita di Magetan Didorong Jadi Benteng Awal Cegah Stunting dan Penyakit Anak

Berita Terbaru